Trading Commodities Gold Silver Community Group on Facebook.com


My Simple Money Management for Gold and Silver Trading on Marketiva and InstaForex


Klik disini untuk bergabung di Forum Forex Indonesia yang khusus berdiskusi tentang Trading Gold bersama Ribuan Trader Gold diseluruh Indonesia



Just for Introduction from me...

FOREX FORUM THAT'S PAY YOU FOR POSTING...! = $ 0.20 USD/POST

Hi, I am Ayahama. I am an InstaForex Partner and I am a Pinbar Trader. You can learn about Pinbar on my other site here.

If you are new on Forex, then first of all (before you decide open an forex trading account), please consider to learn more about forex on Forex Forum. And I recomended you to Join this Very Useful Forex Forum. In that forum, you can post a questions about all you want to know about forex trading. I am sure, in a short time - your question will be answer by someone whose was expert on forex trading and give the useful answer for your question.

And the unique of that forum is : For every your post, it is will be pay to you about $ 0.20 USD. For example on January - you had make post for about 20 post. It is mean on the first February your forex account will be creditted about $ 4 USD. How about you can post 100 post every month? - Just use your Calculator to sum your bonus !.

Ok. if you are interested to join this forex forum, just clik here and follow to signup (Good luck).

If you are have any question, please tell me - I am on Facebook - click here.

Regards,

AYAHAMA




Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.

www.libertyreserve.com

Wednesday, July 13, 2011

Sejarah Khodam (JIN Sakti Pendamping)

Label : Ilmu Ghaib

Dalam dunia gaib asia atau ketika anda mempelajari ilmu gaib, maka anda mungkin akan mendengar istilah atau nama Jin Sakti Pendamping.

Jin Sakti pendamping, umumnya diburu oleh mereka yang ingin mendapatkan kawalan dari para jin sakti yang konon katanya memiliki kekuatan atau kesaktian yang dapat membantu seseorang. Beberapa orang tertentu bahkan merasa diri mereka diikuti dan dikawal oleh makhluk yang dikenal dengan Jin Sakti Pendamping ini.

Tapi kebanyakan orang hanya merasa dikawal atau diikuti, namun mereka sendiri tidak tahu bahkan tidak pernah bertemu dengan Jin Sakti Pendamping mereka. Merasa dan pernah bertemu adalah 2 konotasi makna berbeda. Jika hanya merasa dikawal, maka belum tentu benar bahwa yang dirasakan adalah yang dimaksud.
Sebaliknya, jika bertemu, maka lebih mendekati kemungkinan benarnya.

Apakah anda termasuk di antara orang yang memburu Jin Sakti Pendamping? Coba baca lebih dahulu artikel yang ada di halaman bertemu JIN SAKTI . Mungkin dapat membantu anda, jika anda memang merasakan telah diikuti atau bertemu dengan Jin Sakti Pendamping anda.


Jin Sakti Pendamping (Khodam)

Dalam dunia paranormal, khususnya paranormal Indonesia Asia dikenal makhluk yang bernama JIN. Hampir setiap anda pernah membaca atau minimal mendengar tentang makhluk yang bernama JIN. Bahkan makhluk yang bernama JIN ini, jauh lebih dulu tenar daripada kasus video heboh yang melibatkan 3 artis terkenal Indonesia. Makhluk yang bernama JIN telah ada sebelum nenek moyang manusia diciptakan. Keberadaan makhluk yang bernama JIN ini juga telah diinformasikan dalam beberapa kitab suci agama samawi. Al-Quran misalnya, memberikan petunjuk tentang keberadaan makhluk yang bernama JIN ini, salah satunya dapat anda baca dalam Surah al-Jin.

Ketenaran makhluk yang bernama JIN ini pun memberikan pengaruh kepada orang-orang tertentu seperti sebuah kisah ilustrasi berikut:

Suatu hari si Fulan yang ingin sakti, mendatangi KI Heboh, seorang paranormal yang dikenal mumpuni agar diberikan amalan ilmu kesaktian. Paranormal tersebut mengabulkan dan memberikan si Fulan berbagai amalan ilmu kesakatian.

Setelah sekian lama mengamalkan ilmu KI Heboh, Si Fulan bertemu dengan KI Ghost, seorang paranormal lainnya. Si Fulanpun memanfaatkan kesempatan ini untuk bertanya dan meminta paranormal tersebut agar mendeteksi dirinya. "KI Ghost" kata si Fulan "Apakah saya punya pendamping JIN Sakti, tolong deteksi diri saya" Sang paranormal pun melakukan pendeteksian dengan menggerakkan telapak tangannya ke arah tubuh si Fulan dan selanjutnya berkata: "Wah kamu punya Jin pendamping sakti, geterannya luar biasa". Si Fulan pun merasa puas saat itu. Namun beberapa hari kemudian, tanpa sengaja, si Fulan yang hobby browsing internet ini, menemukan sebuah website yang menulis informasi tentang dunia spiritual dan paranormal.

Selanjutnya, si Fulan menemui pengasuh website tersebut untuk konsultasi dan bertanya dengan pertanyaan yang sama: "Pak, apakah saya punya JIN Pendamping ?" Rupanya, Si Fulan masih belum puas dengan hasil deteksi KI Ghost.

Pengasuh website tersebut menjawab, "Kalau yang kamu maksud adalah Qorin, maka menurut penjelasan sebagian ulama, setiap manusia ada pendaping Qorin nya. Jika yang kamu maksudkan setan atau Iblis, setiap manusia juga selalu dikelilingi oleh setan atau iblis. Namun jika yang kamu maksudkan JIN seperti halnya teman dari golongan JIN, sahabat, murid, atau pengikut dari golongan JIN, kamu tidak ada"

Si Fulan menjadi penasaran kenapa jawaban pengasuh website ini berbeda dengan KI Ghost. Iapun bertanya lagi dan meminta agar dideteksi ulang. Pengasuh website tersebut pun menjelaskan:

"Hai Fulan, kalau 1 Jin itu mau berteman atau bersahabat denganmu, maka dia akan mendatangimu dengan caranya dan menjelaskan maksudnya. Dalam hal ini, kamu akan tahu kedatangan JIN tersebut sesuai cara kerja indramu"

Hai Fulan, kalau 1 jin itu mau menjadi murid atau pengikutmu, maka dia akan mendatangimu dan menjelaskan maksudnya. Dalam hal ini, kamu akan tahu kedatangan JIN tersebut sesuai cara kerja indramu"

Si Fulan sedikit faham, namun dia bertanya lagi: "Maksud pak bagaimana ?" Pengasuh website tersebut pun menejelaskan dengan balik bertanya ? "Hai Fulan, apakah kamu sudah pernah didatangi JIN tersebut? Apakah kamu melihat JIN tersebut ? Apakah kamu merasakan keberadaan JIN tersebut ? Apakah Jin tersebut pernah menemui anda dan berkata, saya mendampingi anda?"

Jawab si Fulan, "Semuanya belum pernah, pak". "Nah". Kata pengasuh website tersebut, "Tanpa perlu dideteksi kamu sendiri sudah tahu jawabannya. Yang perlu kamu tahu, untuk dapat berkomunikasi dengan makhluk yang bernama JIN diperlukan keahlian indra khusus. Yang perlu kamu tahu, kalau kamu memilih siapa yang ingin anda jadikan teman anda, maka JIN juga begitu, dia hanya akan berteman dan mendatangi orang-orang yang diinginkannya. Walaupun anda membaca 1000 kali surah al-ikhlas, tapi hati anda tidak ikhlas, tidak akan ada JIN, apalagi malaikat suci yang mau mendatangi anda, kecuali setan dan iblis. Faham...!!!"

Jawab Si Fulan: "Sangat Faham pak. Pak boleh bertanya satu hal lagi tidak, apa sih perbedaan Manusia dan Jin ?" Jawab pengasuh website tersebut klik di sini.

Demikianlah kisah ilustrasi Si Fulan akibat ketenaran JIN ini. Kisah ilustrasi ini kami tampilkan, mengingat banyaknya orang yang datang dan juga yang mengirim email dan kirim sms kepada kami dengan pertanyaan serupa seperti yang ditanyakan si Fulan di atas.


4 Langkah Membangkitkan Aura Tubuh Anda

Ada banyak cara untuk dapat membangkitan aura pesona dan karisma tubuh anda. Beberapa di antaranya coba baca beberapa langkah berikut ini:

Langkah pertama adalah dengan menggunakan pakaian atau busana yang sesuai dengan karakter tubuh dan sifat anda serta kondisi lingkungan di mana anda berada. Busana dan pakaian ikut turut serta membangkitkan pesona dan karisma anda. Silahkan anda telanjang di depan pasar umum, maka secantik apapun anda, sebagian besar orang akan menganggap anda sebagai orang gila artinya maaf, aura anda adalah aura gila. Pengecualian dalam beberapa kasus tertentu: Tidak semua orang yang dianggap gila tidak memiliki aura yang positive. Contoh: banyak ulama sufi berpakaian sederhana dan dianggap gila oleh orang sekitarnya. Padalah mereka mempunyai aura positive luar biasa. Penyebabnya, adalah ketidakmampuan orang di sekitarnya untuk menangkap the highest aura perception dari ulama sufi tersebut.

Langkah Kedua, setelah anda menyesuaikan cara berpakaian anda, maka anda dapat menambahnya dengan berbagai bedak, kosmetik, dan aroma minyak wewangian namun ini sifatnya hanyalah opsional saja. Beberapa orang secara alamiah memiliki karekter tubuh yang tetap terlihat mempesona dan berkarisma tanpa harus menggunakan berbagai bedak kosmetik dan minyak wangi.

Langkah Ketiga, setelah anda menyesuaikan kedua cara di atas, maka berprilakulah dengan sopan sesuai adat istiadat di mana anda sedang berada. Dimulai dari cara bicara, cara berjalan, dan seterusnya. Bahasa lainnya disebut dengan adat sopan santun dan tata krama. Secara fisik mungkin anda dikenal cantik atau tampan, namun jika anda tidak menjalani langkah ketiga ini yaitu sopan santun dan tata krama, maka aura kencatikan dan ketampanan fisik tubuh anda, akan segera pudar dan berganti menjadi aura kebencian dari orang-orang di sekitar anda. Namun ada beberapa pengecualian dalam kasus tertentu: tidak semua orang yang dianggap berprilaku aneh tidak memiliki aura positive, bahkan tidak jarang orang yang dianggap berprilaku aneh ini memiliki aura yang luar biasa positive dan menjadi orang yang besar dan luar biasa di kemudian harinya. Contoh Rasulullah yang dianggap berprilaku aneh dan gila oleh orang-orang kafir pada awal Islam, namun ternyata memiliki aura positve yang luar biasa dan menjadi pemimpin ummat hingga saat ini.

Langkah keempat, Setelah ketiga point di atas anda jalani, maka anda dapat melanjutkan langkah keempat yaitu mengisi batin anda dengan metode batiniyyah. Cara ini sifatnya hanya opsional sebagai penunjang untuk membantu anda dalam meningkatkan kepercayaan inner beuty tubuh anda. Salah satu metode batiniyyah yang juga boleh anda coba adalah.


Perbedaan Jin dan Manusia

Dalam konsep berbagai kitab suci agama samawi (agama langit), dikenal makhluk yang bernama Jin dan Manusia. ke- 2 nama ini ditujukan untuk penyebutan 2 jenis makhluk Allah, yaitu makhluk yang bernama manusia (al-Insan / An-Nas) dan dan makhluk yang bernama Jin (al-Jin).

Berdasarkan bahan penciptaan, kedua jenis makhluk ini diciptakan dari unsur yang berbeda. Menurut kitab suci al-Qur`an, Manusia diciptakan dari unsur tanah, sedangkan Jin diciptakan dari unsur api. Artinya, kedua jenis makhluk ini diciptakan dari bahan yang berbeda dan tentunya akan membentuk tampakan fisik yang berbeda pula, Manusia tampak dengan fisik kasar dan Jin tampak dengan fisik halus (selanjutnya disebut sebagai makhluk halus atau makhluk gaib). Walaupun berbeda secara fisik, kedua jenis makhluk Allah ini, Manusia dan Jin dapat berinteraksi saling melihat, saling menyapa, saling berkomunikasi, saling tolong menolong, saling memberikan kabar berita, antara satu dengan lainnya dengan cara tertentu dan hanya berlaku kepada manusia tertentu (selanjutnya disebut kemampuan indra keenam Manusia) dan Jin tertentu pula yang memang mau berinteraksi dengan Manusia.

Berdasarkan tujuan penciptaan, Allah menciptakan kedua jenis makhluk ini dengan tujuan yang sama yaitu sama-sama diciptakan untuk mengabdi (beribadah) kepada Allah. Keduanya akan mendapatkan pahala nikmat jika beribadah (mengabdi) dan juga akan mendapatkan dosa azab jika ingkar (tidak mengabdi) kepada Allah. Mengabdi artinya mengikuti dan menjalankan seluruh yang diperintahkan Allah dan meninggalkan seluruh yang dilarang Allah.

Berdasarkan kesempurnaan ciptaan, Al-Qur`an (surah at-tin) menjelaskan kalau sesungguhnya Manusia telah diciptakan Allah sebagai makhluk yang paling sempurna di antara seluruh makhluk. Artinya manusia lebih sempurna daripada Jin dan makhluk lainnya. Menurut penafsiran, letak kesempurnaan manusia adalah akalnya, ada juga yang mengatakan adalah akhlaknya. Jika mengacu pada surah at-tin, bahkan manusia bisa lebih rendah dari pada makhluk yang diberi nama binatang apabila dia tidak beriman. Maka kesempurnaan manusia boleh juga dikatakan adalah iman dalam qalbunya.

Perbedaan lainnya antara Manusia dan Jin adalah, Allah memuliakan manusia dengan menjadikan Nabi dan Rasul yang diangkat dari golongan makhluk yang bernama manusia bukan dari golongan makhluk yang bernama Jin ataupun makhluk lainnya. Nabi dan Rasul adalah manusia pilihan yang dipilih oleh Allah untuk menyampaikan ajaran-ajaran wahyu-Nya kepada seluruh manusia. Wahyu Allah ini selanjutnya ditulis dalam bentuk kitab suci seperti: Al-Quran, Jabur, Injil, dan Taurat. Juga ada yang ditulis dalam bentuk lembaran ayat suci.

Selanjutnya, bagimana dengan Jin untuk mengetahui ajaran Wahyu Allah sebab tidak ada Nabi atau Rasul dari golongan mereka. Dalam hal ini, para Jin berbaiat dan mengikuti petunjuk ajaran wahyu yang dibawa oleh para Nabi dan Rasul terakhir pada masanya. Contoh kisah adalah sekelompok Jin yang mendatangi Rasulullah dan mendengarkan wahyu yang disampaikan oleh Rasulullah. Kemudian sekelompok Jin ini berbaiat kepada Nabi dengan bersyadat menyatakan diri beriman bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah dan tiada tuhan selain Allah. (Silahkan baca pelajaran kisahnya dalam al-Qur`an surah al-Jin).

Penutup

Manusia lebih sempurna dari pada Jin, namun begitu mansusia dan jin dimungkinkan dapat berinteraksi antara satu dan lainnya dengan cara tertentu. Selain itu, baik manusia maupun jin diciptakan tidak lain hanya untuk beribadah mengabdi kepada Allah Subhanahu Wa ta`ala.

Wallahu `Alam.


Jin Penunggu Berkata Apa salahku?

Kalau dalam dunia selebritis, para artis semakin terkenal dan diburu oleh para penggemarnya, maka dalam Dunia Metafisika alam gaib, para Jin-pun semakin terkenal dan diburu, baik diburu oleh para pemburu hantu dengan alasan mengusir para Jin, maupun diburu oleh para pemburu khodam dengan alasan ingin bersahabat dengan salah satu Jin sakti. Bahkan bagaikan sebuah adegan dalam film misteri, banyak orang dengan sengaja memotret atau merekam video perburuan hantu atau pengusiran Jin di tempat-tempat tertentu, seperti di rumah-rumah, di gua-gua, pohon angker,dan lain sebagainya.

Itulah suatu fenomena lingkaran metafisika gaib. Sementara sang Jin Penunggu pun mungkin akan berkata: "Apa Salahku Mas..? Aku tidak pernah mengganggumu, kenapa engkau mengganggu ketenangan-ku. Kalau kau sakit-sakitan di rumahmu, mungkin kau kurang menjaga kesehatanmu, kenapa Aku yang difitnah. Kalau kau kesurupan, sebab kau stress dan melamun, maka tentu saja, kau akan alfa (lupa diri bahkan lupa dengan Allah Tuhan-mu). Dan saat kau alfa, maka SETAN pun akan merasuki otakmu, dan akibatnya, FAHAM kesurupan yang memang sudah mendarah daging dalam otakmu pun akan menjadi sumber energi yang akan membuatmu bertingkah laku dengan yang kamu sebut kesurupan.... Tapi kamu yang kesurupan, kenapa Aku Si Jin yang difitnah ya mas......hmmm. Apa kamu betul-betul melihat bahwa AKU yang lakukan?"


Memburu dan Mengusir JIN

Kalau anda memburu JIN dengan alasan ingin mengusir JIN, maka telitilah, apakah alasan anda sudah betul. Manusia adalah kholifah fil Ardi dan sekaligus sebagai rahmatal lil `Alamin. Artinya selain sebagai pemimpin seluruh makhluk di dunia, hendaknya manusia juga tidak melakukan pengrusakan terhadap alam semesta termasuk di dalamnya tidak melakukan pengrusakan terhadap alam JIN.

Selain itu, hindarilah sesuatu yang dapat menimbulkan fitnah anda terhadap makhluk Allah yang bernama JIN, disebabkan ketidak tahuan anda tentang makhluk Allah yang bernama JIN. Coba pelajari ilustrasi kalimat berikut: ada baiknya jika anda memang sudah dapat memastikan bahwa orang yang masuk ke dalam rumah SI POCONG adalah betul-betul Si FULAN, sebab memang anda melihat bahwa si FULAN-lah yang memang betul-betul masuk ke dalam rumah tersebut bukan si FALUN. Atau jika anda tidak melihatnya, maka minimal pastikan bahwa sumber informasi yang anda gunakan adalah valid tidak meragukan.


Mencari dan Bersahabat Dengan JIN

Kalau anda ingin bersahabat dengan JIN, maka yang perlu anda ketahui, sama halnya
ketika anda memilih siapa orang yang ingin anda jadikan sahabat anda, maka berlaku juga demikian pada setiap pribadi JIN. Mereka juga akan memilih siapa saja yang diinginkan menjadi sahabatnya baik dari golongan mereka sendiri, maupun dari golongan para manusia.

Saran terbaiknya, minimal anda telah memahami kaidah agama secara lebih baik dan menguasai ilmu tauhid yang tinggi. Jika anda kurang dalam hal ini, berkemungkinan anda akan mengalami kesulitan untuk dapat bersahabat dengan para makhluk Allah lainnya.


In SpiritOfChi@yahoogroups.com, Sastra Vardhana <sastravardhana@…> wrote:

Ilmu Gaib. Sebelum membahas Ilmu Gaib Aliran Islam Kejawen, kita akan memperjelas dulu pengertian Ilmu Gaib yang kita pakai sebagai istilah di sini. Ilmu Gaib adalah kemampuan melakukan sesuatu yang tidak wajar melebihi kemampuan manusia biasa, sering juga disebut sebagai Ilmu Metafisika, Ilmu Supranatural atau Ilmu Kebatinan karena menyangkut hal-hal yang tidak nampak oleh mata.

Beberapa kalangan menganggap Ilmu Gaib sebagai hal yang sakral, keramat dan terlalu memuliakan orang yang memilikinya, bahkan menganggap wali atau orang suci.

Perlu saya terangkan, bahwa keajaiban atau karomah yang ada pada Wali (orang suci kekasih Tuhan) tidak sama dengan Ilmu Gaib yang sedang kita pelajari. Wali tidak pernah mengharap mempunyai keajaiban tersebut. Karomah itu datang atas kehendak Allah karena mereka adalah orang yang sangat saleh dan rendah hati. Sementara kita adalah orang yang meminta kepada Allah agar melimpahakan kekuasaan-Nya untuk keperluan kita.

Dalam hasanah perkembangan Ilmu Gaib di Indonesia, kita mengenal dua aliran utama yaitu Aliran Hikmah dan Aliran Kejawen. Aliran Hikmah berkembang di kalangan pesantren dengan ciri khas doa/mantra yang murni berbahasa Arab (kebanyakan bersumber dari Al-Quran).

Sedangkan aliran Kejawen yang ada sekarang sebetulnya sudah tidak murni kejawen lagi, melainkan sudah bercampur dengan tradisi islam.
Mantranya pun kebanyakan diawali dengan basmalah kemudian dilanjutkan dengan mantra jawa. Oleh kerena itu, saya menyebutnya Ilmu Gaib Aliran Islam Kejawen.


Aliran Islam Kejawen

Ilmu Gaib. Aliran Islam Kejawen bersumber dari alkulturasi (penggabungan) budaya jawa dan nilai-nilai agama islam. Ciri khas aliran ini adalah doa-doa yang diawali basmalah dan dilanjutkan kalimat bahasa jawa, kemudian diakhiri dengan dua kalimat sahadad. Aliran Islam Jawa tumbuh syubur di desa-desa yang kental dengan kegiatan keagamaan (pesantren yang masih tradisional).

Awal mula aliran ini adalah budaya masyarakat jawa sebelum islam datang yang memang menyukai kegiatan mistik dan melakukan ritual untuk mendapatkan kemampuan suparantural. Para pengembang ajaran islam di Pulau Jawa (Wali Songo) tidak menolak tradisi jawa tersebut, melainkan memanfaatkannya sebagi senjata dakwah.

Para Wali menyusun ilmu-ilmu Gaib dengan tatacara lelaku yang lebih islami, misalnya puasa, wirid mantra bahasa campuran arab-jawa yang intinya adalah do’a kepada Allah. Mungkin alasan mengapa tidak disusun mantra yang seluruhnya berbahasa Arab adalah agar orang jawa tidak merasa asing dengan ajaran-ajaran yang baru mereka kenal.

Di Indonesia, khususnya orang jawa, pasti mengenal Sunan Kali Jaga (Raden Said). Beliau inilah yang paling banyak mewarnai paham islam-kejawen yang dianut orang-orang jawa saat ini. Sunan Kali jaga menjadikan kesenian dan budaya sebagai kendaraan dakwahnya. Salah satu kendaran Sunan Kali Jaga dalam penyebaran ajarannya adalah melalu tembang / kidung. Kidung-kidung yang diciptakannya mengandung ajaran ketuhanan dan tasawuf yang sangat berharga. Ajaran islam yang

luwes dan menerima berbagai perbedaan.

Bahkan Sunan Kali Jaga juga menciptakan satu kidung “Rumeksa Ing Wengi” yang menurut saya bisa disebut sebagai Ilmu Gaib atau Ilmu Supranatural, karena ternyata orang yang mengamalkan kidung ini memiliki berbagai kemampuan supranatural.


Konsep Aliran Islam Kejawen

Setiap perilaku manusia akan menimbulkan bekas pada jiwa maupun badan seseorang. Perilaku-perilaku tertentu yang khas akan menimbulkan bekas yang sangat dasyat sehingga seseorang bisa melakukan sesuatu yang melebihi kemampuan manusia biasa. Perilaku tertentu ini disebut dengan tirakat, ritual, atau olah rohani.

Tirakat bisa diartikan sebagai syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan suatu ilmu.


Penabungan Energi

Karena setiap perilaku akan menimbulkan bekas pada seseorang maka ada suatu konsep yang khas dari ilmu Gaib Aliran Islam Jawa yaitu Penabungan Energi. Jika badan fisik anda memerlukan pengisian 3 kali sehari melalui makan agar anda tetap bisa beraktivitas dengan baik, begitu juga untuk memperoleh kekuatan supranatural, Anda perlu mengisi energi. Hanya saja dalam Ilmu Gaib pengisian energi cukup dilakukan satu kali untuk seumur hidup. Penabungan energi ini dapat dilakukan dengan cara bermacam-macam tergantung jenis ilmu yang ingin dikuasai. Cara-cara penabunganenergi lazim disebut Tirakat.


Tirakat

Aliran Islam Kejawen mengenal tirakat (syarat mendapatkan ilmu) yang kadang dianggap kontroversial oleh kalangan tertentu. Tirakat tersebut bisa berupa bacaan doa. wirid tertentu, mantra, pantangan, puasa atau penggabungan dari kelima unsur tersebut. Ada puasa yang disebut patigeni (tidak makan, minum, tidur dan tidak boleh kena cahaya), nglowong, ngebleng dan lain-lain. Biasanya beratnya tirakat sesuai dengan tingkat kesaktian suatu ilmu. Seseorang harus banyak melakukan kebajikan dan menjaga bersihnya hati ketika sedang melakukan tirakat.


Khodam

Setiap Ilmu Gaib memiliki khodam. Khodam adalah mahluk ghaib yang menjadi “roh” suatu ilmu. Khodam itu akan selalu mengikuti pemilik ilmu.

Khodam disebut juga Qorin, ialah mahluk ghaib yang tidak berjenis kelamin artinya bukan pria dan bukan wanita, tapi juga bukan banci. Dia memang diciptakan semacam itu oleh Allah dan dia juga tidak berhasrat kepada manusia. Hal ini berbeda dengan Jin yang selain berhasrat kepada kaum jin sendiri kadang juga ada yang “suka” pada manusia.


Macam-macam Ilmu Aliran Islam Kejawen

Berikut adalah klasifikasi ilmu gaib berdasarkan fungsinya menurut saya. Mungkin orang lain membuat klasifikasi yang berbeda dengan klasifikasi menurut saya. Hal tersebut bukan masalah karena memang tidak ada rumusan baku tentang klasifikasi ilmu Gaib.

1. Ilmu kanuragan

Ilmu kanuragan adalah ilmu yang berfungsi untuk bela diri secara supranatural. Ilmu ini mencakup kemampuan bertahan (kebal) terhadap serangan dan kemampuan untuk menyerang dengan kekuatan yang luar biasa. Contohnya ilmu Asma’ Malaikat, Hizib Kekuatan Batin, Sahadad Pamungkas dll.

2. Ilmu Kawibawaan dan Ilmu Pengasihan

Inilah ilmu supranatural yang fungsinya mempengaruhi kejiwaan dan perasaan orang lain. lmu Kewibaan dimanfaatkan untuk menambah daya kepemimpinan dan menguatkan kata-kata yang diucapkan. Orang yang menguasai Ilmu Kewibawaan dengan sempurna akan disegani masyarakat dan tidak satupun orang yang mampu melawan perintahnya apalagi berdebat. Bisa dikatakan bila Anda memiliki ilmu ini Anda akan mudah mempengaruhi dan membuat orang lain nurut perintah Anda tanpa berpikir panjang.

Sedangkan Ilmu Pengasihan atau ilmu pelet adalah ilmu yang berkaitan dengan masalah cinta, yakni membuat hati seseorang yang Anda tuju menjadi simpati dan sayang. Ilmu ini banyak dimanfaatkan pemuda untuk membuat pujaan hati jatuh cinta padanya.

Ilmu ini juga dapat dimanfaatkan untuk membuat lawan yang berhati keras menjadi kawan yang mudah diajak berunding dan memulangkan orang yang minggat.

3. Ilmu Trawangan dan Ngrogosukmo

Jika Anda ingin tahu banyak hal dan bisa melihat kemana-mana tanpa keluar rumah, maka kuasailah ilmu trawangan. Ilmu trawangan berfungsi untuk menajamkan mata batin hingga dapat menangkap isyarat yang halus, melihat jarak jauh, tembus pandang dan lain-lain.

Sedangkan Ilmu Ngrogosukmo adalah kelanjutan dari Ilmu Trawagan.

Dalam ilmu trawangan hanya mata batin saja yang berkeliaran kemana-mana, sedangkan jika sudah menguasai ilmu ngrogosukmo seseorang bisa melepaskan roh untuk melakukan perjalanan kemanapun dia mau. Baik Ilmu Trawangan maupaun Ngrogosukmo adalah ilmu yang tergolong sulit dipelajari karena membutuhkan keteguhan dan kebersihan hati.
Biasanya hanya dikuasi oleh orang yang sudah tua dan sudah tenang jiwanya.

4. Ilmu Khodam

Seseorang disebut menguasai ilmu khodam bila orang yang tersebut bisa berkomunikasi secara aktif dengan khodam yang dimiliki. Khodam adalah makhluk pendamping yang selalu mengikuti tuannya dan bersedia melakukan perintah-perintah tuannya. Khodam sesungguhnya berbeda dengan Jin / Setan, meskipun sama-sama berbadan ghaib. Khodam tidak bernafsu dan tidak berjenis kelamin.

5. Ilmu Permainan (Atraksi)

Ada ilmu supranatural yang hanya bisa digunakan untuk pertunjukan di panggung. Sepintas ilmu ini mirip dengan ilmu kanuragan karena bisa memperlihatkan kekebalan tubuh terhadap benda tajam, minyak panas dan air keras. Namun ilmu ini tidak bisa digunakan untuk bertarung pada keadaan sesungguhnya. Contoh yang sering kita lihat adalah ilmunya para pemain Debus.

6. Ilmu Kesehatan

Masuk dalam kelompok ini adalah ilmu gurah (membersihkan saluran pernafasan), Ilmu-ilmu pengobatan, ilmu kuat seks, dan ilmu-ilmu supranatural lain yang berhubungan dengan fungsi bilologis tubuh manusia.


Tiga Cara Penurunan Ilmu Ghaib

Ada tiga hal yang menyebabkan seseorang memiliki kemampuan supranatural. Yaitu:

1. Menjalankan Tirakat

Tirakat adalah bentuk olah rohani khas jawa yang tujuannya untuk memperoleh energi supranatural atau tercapainya suatu keinginan.

Tirakat tersebut bisa berupa bacaan doa, mantra, pantangan, puasa atau gabungan dari kelima unsur tersebut. Inilah yang disebut belajar ilmu gaib sesungguhnya, karena berhasil atau tidaknya murid menjalankan tirakat hingga menguasai ilmu, tergantung sepenuhnya pada dirinya sendiri. Dalam hal ini guru hanya memberi bimbingan.

2. Pengisian

Seseorang yang tidak mau susah payah juga bisa mempunyai kemampuan supranatural, yaitu dengan cara pengisian. Pengisian adalah pemindahan energi supranatural dari Guru kepada Murid. Dengan begitu murid langsung memiliki kemampuan sama seperti gurunya. Pengisian (transfer ilmu) hanya bisa dilakukan oleh Guru yang sudah mencapai tingkatan spiritual yang tinggi.

3. Warisan Keturunan

Seseorang bisa mewarisi ilmu kakek-buyutnya yang tidak ia kenal atau ilmu orang yang tidak dikenal secara otomatis tanpa belajar dan tanpa sepengetahuannya. Maka ada yang menyebutnya “ilmu tiban” yang artinya datang tanpa disangka-sangka.


Mitos Tentang Efek Samping

Beberapa orang masih menyakini bahwa pemilik Ilmu Gaib akan mengalami kesulitan hidup dan mati, susah dapat rezeki, bisa sakit jiwa (gila), menderita saat akan mati dll. Saya membantah mentah- mentah argument tersebut. Bukankah masalah rizqi dan nasib adalah Allah SWT yang menentukan.

Memang ada banyak pemilik ilmu gaib adalah orang yang tak punya uang alias miskin, tapi saya yakin itu bukan disebabkan oleh ilmunya, melainkan karena dia malas bekerja dan bodoh. Kebanyakan orang yang memiliki ilmu gaib menjadi sombong dan malas bekerja, hanya mengharapkan orang datang meminta pertolongannya lalu menyelipkan beberapa lembar rupiah ketika bersalaman. Jadi bukan karena Ilmunya.

Sebetulnya baik buruk efek Ilmu Gaib tergantung pemiliknya. Bisa saja Allah menghukum dengan cara menyulitkan rezeki, menyiksa saat datangnya ajal atau hukuman lain karena orang tersebut sombong dan suka menindas orang lain dengan ilmunya, bukankah kita selalu dalam kekuasaan Allah.( Dari berbagai sumber ). By: Sastravardana – Spiritofchi


http://sites.google.com/site/thomchrists/

Welcome to Javanese2000. Ajang Bertukar Pikiran Filosofi Kebatinan, Spiritual, Kegaiban Keris / Batu dan Benda-benda Bertuah.

Selamat datang di web kami. Ini adalah tempat kita, yang menjadi penggemar cerita tentang "dunia lain" atau memang menekuni keilmuan tentang hal-hal gaib, untuk bertukar pikiran / bertanya-jawab mengenai hal-hal gaib dan spiritual. Sudut pandang kita adalah berdasarkan pengalaman-pengalaman pribadi atau cerita-cerita di masyarakat. Kita tidak memandang dari sudut pandang agama, sehingga tidak perlu dipertentangkan dengan agama apapun.

Kita boleh berbeda pendapat mengenai banyak hal, apalagi mengenai hal-hal gaib yang tidak tampak mata biasa. Bila ada di antara kita yang tidak percaya juga tidak apa-apa. Kami juga mengundang teman-teman yang memiliki kemampuan melihat / mengetahui hal-hal gaib untuk berpartisipasi dalam tulisan ini.

Kami berterimakasih kepada teman-teman / siapapun yang ikut berpartisipasi dalam forum ini. Kami tidak bermaksud menonjolkan diri sebagai yang lebih mengerti soal gaib, tetapi forum ini dimaksudkan untuk ajang bertukar pikiran atau bertukar pengalaman yang akan menambah wawasan dan pemahaman kita. Banyak yang memandang spiritual dan cerita mahluk gaib hanyalah budaya / kehidupan masa lalu. Tetapi nyatanya tidaklah demikian. Itu merupakan bagian dari budaya bangsa kita pada umumnya yang tetap hidup dan berkembang hingga saat. Budaya ini merupakan bagian dari kehidupan kita sehari-hari dan masih sering kita alami sehari-hari. Meskipun banyak yang tidak percaya atau tidak peduli lagi tentang itu, namun banyak juga yang meyakininya, karena mereka mengalami sendiri fenomena-fenomena gaib itu. Bagaimana korelasinya bagi kita yang hidup di jaman modern ini ?

Meski sekarang jaman modern, jamannya mesin dan internet, tapi ada saja orang yang melakukan cara-cara bernuansa kebatinan, spiritual, dan mistik, dalam rangka membantu menyelesaikan persoalan hidup. Semua dianggap sebagai bagian dari usaha dan doa kepada Yang Maha Kuasa.

Cerita tentang kegaiban dipenuhi dengan mitos dan tahayul. Sulit untuk mencari kebenaran yang sejati, kecuali bagi mereka yang mempunyai kemampuan untuk menyingkap misterinya. Maka penulisan-penulisan ini diharapkan bisa memperkaya pemahaman kita tentang dunia supranatural, bisa menjadi bahan untuk menyingkap misterinya secara logis dan
bisa mengambil manfaatnya dalam kebijaksanaan bersikap.

Apa yang akan kita ungkapkan tentunya dilakukan dengan batasan-batasan kebijaksanaan yang baik untuk semua orang. Tidak akan ada niat untuk penipuan, walaupun mungkin pandangan kami berbeda dengan pandangan dan pendapat orang-orang tua atau paranormal lain. Mudah-mudahan kita dapat memperoleh wawasan baru dan semua orang dapat berpikir dan bersikap positif mengenai hal ini.

Silakan kirimkan via email ke: javanese2000@gmail.com untuk menyampaikan pendapat / komentar dan cerita-cerita atau pengalaman anda untuk dapat dimuat di forum ini.


Pra-kata, Filosofi Kebatinan dan Spiritual

Dalam tulisan ini, Penulis ingin menekankan bahwa pengertian ilmu kebatinan dan spiritual disini bersifat luas, bukan hanya kebatinan dan spiritual kegaiban, kejawen, atau ilmu-ilmu duniawi lainnya, tetapi juga kebatinan dan spiritualitas keagamaan yang dianut oleh masing-masing orang.

Sebenarnya, pengertian kebatinan, spiritualitas kegaiban dan keagamaan sudah dipahami sejak manusia masih muda (bahkan ketika masih anak-anak). Lingkungan kehidupan dan alam sekitarnya membantu manusia untuk lebih peka terhadap adanya hal-hal yang sebenarnya ada tetapi tidak terlihat, bahwa ada dimensi lain yang bersifat gaib dalam kehidupan ini. Saat masih anak-anak dan muda, suara hati dan nurani masih bersih dan menuntun kepada perilaku yang baik. Walaupun dalam kehidupan nyata, watak dan perbuatan jahat sudah ada, yang mempengaruhi seseorang menjadi senang menonjolkan diri, mementingkan dirinya sendiri dan berbuat untuk kesenangan dan keuntungannya sendiri.

Ketika masih muda atau anak-anak, biasanya yang dipelajari adalah pengertian kebatinan dan spiritual yang bersifat keagamaan, atau belajar ilmu beladiri / kanuragan, seperti pencak silat, karate, dsb. Dalam pelajarannya ditanamkan pengertian-pengertian budi pekerti, kesatriaan dan hal-hal yang mengarah kepada kebatinan dan spiritualitas umum.

Dalam perguruan-perguruan tertentu, selain diajari ilmu kanuragan, juga diajari ilmu kebatinan, terutama adalah ilmu gaib, sebagai rangkapan ilmu kanuragan, supaya hasilnya lebih dahsyat, berupa amalan-amalan atau aji-aji untuk kekuatan dan keselamatan, untuk memayungi diri dari serangan fisik dan non-fisik, sehingga orang yang mempelajari dan mempraktekkan ilmu beladiri kanuragan menjadi kuat dan bahkan sakti, karena selain memiliki kemampuan beladiri, tubuhnya kuat, memiliki pukulan yang mematikan, kuat menahan pukulan, mampu mematahkan kayu, besi, dsb, atau bahkan tubuhnya menjadi kebal, tidak mempan senjata tajam, dsb

Kanuragan biasanya diminati oleh golongan muda. Setelah melihat dan mengalami sendiri hasilnya yang menakjubkan bila dirangkap dengan ilmu kebatinan atau ilmu gaib, mereka menjadi lebih percaya kepada hal-hal yang bersifat supranatural. Semakin dewasa umur seseorang dan kepribadiannya, akan menjadi lebih sabar dan bijaksana, lebih mampu mengendalikan diri, dan secara alami akan lebih memilih penggunaan amalan-amalan keselamatan yang berguna tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk keluarga, daripada aji-aji kanuragan yang hanya berguna untuk dirinya sendiri.

Orang yang masih senang menggeluti kenikmatan yang melulu bersifat keduniawian, seperti masih senang dengan kekuatan, harta kekayaan dan status sosial, tentu tidak atau belum tertarik pada olah batin dan spiritual. Bila mereka menggeluti hal-hal kebatinan, yang ditekuninya hanyalah ilmu-ilmu tertentu yang berguna untuk keperluan duniawinya. Arahnya adalah kepada ilmu gaib, bukan olah kebatinan, atau menggunakan jasa paranormal atau orang pinter, untuk mendapatkan kegaiban-kegaiban tertentu, atau melakukan tirakat dan berziarah untuk mendapatkan berkah duniawi sesuai keperluannya masing-masing.

Orang yang mempelajari kebatinan dan spiritual yang bersifat kesepuhan biasanya adalah orang-orang yang telah matang dalam usia dan kepribadian. Seseorang biasanya akan mulai menekuni spiritualitas yang bersifat kesepuhan bila usia dan kehidupannya sudah mapan, sudah menerima kondisi kehidupan, sudah merasa cukup, tidak lagi melulu mengejar kebendaan. Pada tahapan ini manusia telah memiliki kesadaran bahwa selain kehidupan duniawi yang harus baik dan benar, juga ada kehidupan spiritual yang harus dipahami dan dijalani. Apalagi setelah menyadari bahwa hidup di dunia ini relatif tidak lama, maka orang tersebut akan berusaha bersikap bijak dan mulai menapaki kehidupan spiritual / keagamaan sebagai sarana kesempurnaan hidup di dunia.

Cerita tentang kegaiban, kebatinan dan spiritual dipenuhi dengan mitos dan tahayul. Sulit untuk mencari kebenaran yang sejati, kecuali bagi mereka yang mempunyai kemampuan untuk menyingkap misterinya. Dalam mempelajari dan memahami dunia supranatural pun berbeda dengan mempelajari ilmu pasti, tidak berdasarkan kekuatan otak dan logika, namun menggunakan olah rasa dan batin, dengan laku prihatin dan doa-doa / amalan, dan dibumbui dengan mitos dan tahayul, sehingga dunia supranatural sering dikonotasikan sebagai klenik.

Maka dengan adanya penulisan-penulisan ini diharapkan bisa memperkaya pemahaman kita tentang dunia kegaiban, kebatinan dan spiritual, bisa menjadi bahan untuk menyingkap misterinya secara logis dan bisa mengambil manfaatnya dalam kebijaksanaan bersikap.

Ilmu Tenaga Dalam, Kebatinan, Spiritual, Ilmu Gaib dan Ilmu Khodam adalah sesuatu yang berdiri sendiri-sendiri dan memiliki kekuatannya sendiri-sendiri, tetapi bisa juga merupakan satu rangkaian kesatuan. Walaupun sebenarnya masing-masing adalah berbeda dan masing-masing memiliki kekuatannya sendiri-sendiri, tetapi masing-masing juga memiliki kesamaan, yaitu berhubungan dengan kegaiban, amalan/ asma dan gaib/ khodam. Bahkan ilmu-ilmu tersebut di atas dapat dirangkaikan menjadi satu kesatuan, ilmu yang satu dirangkap dengan ilmu lainnya, sehingga hasilnya akan berlipat ganda.

Untuk menjelaskan perbedaan antara berbagai ilmu di atas, yang semuanya juga berhubungan dengan kegaiban, Penulis mengambil pendekatan dari cara seseorang menekuni ilmu tersebut. Biasanya jika seseorang mempelajari ilmu tenaga dalam, kebatinan dan spiritual melalui suatu perguruan, tahapan yang dilalui adalah sebagai berikut : 

1. Olah Raga dan Olah Fisik Kanuragan

2. Olah Nafas dan Tenaga Dalam

3. Olah Rasa

4. Olah Batin

5. Olah Sukma

6. Olah Spiritual

7. Olah Jiwa

Tahapan-tahapan di atas tidak selalu berarti harus dilalui seseorang untuk sampai pada tahapan berikutnya, karena ada yang hanya menekuni tahapan tertentu saja, sedangkan tahapan lainnya tidak ditekuni. Dan juga tidak berarti bahwa seseorang yang menekuni sesuatu ilmu, maka pasti dia sudah menguasai tahapan ilmu sebelumnya. Misalnya ada yang menekuni oleh raga atau oleh fisik saja, tetapi tidak mempelajari olah nafas. Begitu juga yang mempelajari olah batin, mungkin itu saja yang dipelajari, tidak mempelajari tahapan-tahapan sebelumnya. Ini semua tergantung pada masing-masing orang dan program ilmu yang ditekuninya.


Kanuragan dan Tenaga Dalam

1. Olah Raga dan Olah Fisik Kanuragan

Olah raga, olah fisik dan olah gerak adalah tingkatan yang paling dasar. Tujuannya adalah untuk kesehatan, kebugaran, kekuatan, ketrampilan dan prestasi. Biasanya juga ada teknik pernafasan dalam masing-masing gerakan, tetapi teknik pernafasan ini hanyalah bagian dari olah raga atau olah fisik tersebut. Misalnya dalam gerakan jurus pencak silat biasanya juga ada teknik pernafasan yang diajarkan dalam melakukan jurus tersebut. Jenis kekuatan yang dihasilkan dalam olah raga dan olah fisik kanuragan adalah kekuatan kanuragan / fisik. Cakra energi tubuh yang bekerja biasanya adalah cakra-cakra yang berada di dada saja. Ilmu Kanuragan adalah satu kesatuan ilmu olah fisik, termasuk yang dilambari oleh olah nafas untuk kekuatan / kanuragan yang menghasilkan tenaga dalam.

2. Olah Nafas dan Tenaga Dalam

Jenis pernafasan yang dilakukan dalam olah nafas dibagi menjadi 2 jenis.

Bila olah nafas ini merupakan satu bagian dengan olah kanuragan, maka jenis kekuatan yang dihasilkan adalah apa yang disebut dengan tenaga dalam, misalnya ditujukan untuk membangun kekuatan pukulan, kekuatan menahan pukulan, pukulan untuk mematahkan kayu, besi, batu, dsb.

Cakra energi yang bekerja biasanya adalah cakra-cakra yang berada di pusar sampai ke dada. Pukulan yang dilambari dengan tenaga dalam, kekuatannya bisa mencapai ratusan kali lipat bila dibandingkan dengan hanya menggunakan kekuatan fisik semata.

Bila olah nafas yang dilakukan adalah olah pernafasan murni, maka kekuatan energi yang dihasilkan adalah tenaga dalam murni. Dalam olah nafas ini juga ada gerakan, tetapi gerakan ini khusus merupakan bagian dari olah nafas, bukan bagian dari olah fisik. Cakra energi yang digerakkan biasanya adalah cakra-cakra yang berada di ujung tulang belakang sampai ke dada. Walaupun teknik gerakannya juga melingkupi cakra sampai ke kepala, tetapi hasil pengembangan cakra di leher dan kepala hanya sedikit saja bila dibangun dengan olah nafas.

Tenaga dalam murni ini biasanya digunakan untuk vitalitas, kesehatan diri dan pengobatan. Bisa juga untuk membangun pagaran energi untuk melindungi diri dari serangan gaib dan orang jahat. Energi ini juga dapat digunakan untuk keperluan gaib, misalnya untuk mengusir, memukul dan menangkap gaib yang mengganggu. Namun gaib-gaib yang terpengaruh oleh jenis energi ini biasanya terbatas pada gaib-gaib kelas bawah saja, biasanya gaib-gaib kelas atas tidak terpengaruh oleh energi ini.

Dalam olah nafas untuk kanuragan, sebenarnya juga dihasilkan tenaga dalam murni. Namun biasanya tenaga dalam murni yang dihasilkan sudah habis dikonversi menjadi tenaga dalam untuk kekuatan. Bila seseorang dapat memadukan kekuatan tenaga dalam dengan kekuatan tenaga dalam murni, maka kekuatan yang dihasilkannya akan luar biasa. Tetapi itu berarti orang tersebut harus melatih ke 2 jenis olah pernafasan ini.

Berbeda dengan energi tenaga dalam kanuragan yang menyatu dengan tubuh manusia, energi tenaga dalam murni dapat memancar keluar tubuh, bahkan bisa digunakan untuk mengobati orang atau bahkan mementalkan orang lain dari jarak jauh. Tenaga dalam murni dihasilkan oleh cakra tubuh yang berada di bawah pusar, cakra yang berada di antara pusar dan alat kelamin dan cakra yang berada di ujung tulang belakang. Cakra-cakra tersebut adalah cakra-cakra energi dasar manusia dan cadangan energi yang bisa dihasilkan dapat besar sekali sampai sering disebut lautan energi dan jauh lebih banyak dibanding yang dihasilkan dalam olah tenaga dalam kanuragan.

Khusus untuk cakra yang berada di ujung tulang belakang, energi yang dihasilkan adalah apa yang disebut hawa murni. Hawa murni adalah pemicu munculnya tenaga dalam murni dan tenaga dalam kanuragan. Bila seseorang kehabisan tenaga dalam murni atau tenaga dalam kanuragan, maka hawa murni ini akan bergerak untuk mengisi kekosongan energi. Atau bila seseorang kehabisan daya tenaga untuk bertahan hidup, misalnya dalam kondisi kedinginan yang parah, maka energi ini akan mengalir dengan sendirinya untuk memberikan kehangatan. Kecuali bila orang tersebut berusaha melawan hawa dingin tersebut, maka aliran energi ini akan terhambat dan akibatnya dia akan menggigil kedinginan.

Bila anda menggigil kedinginan, berarti energi dan kekuatan tubuh anda dalam kondisi tidak mampu melawan hawa dingin yang anda alami. Cobalah untuk menenangkan batin anda, cobalah untuk mengiklaskan bahwa anda memang harus mengalami kedinginan, mudah-mudahan kemudian akan ada aliran-aliran energi (hawa murni) yang kemudian membuat anda tidak menggigil lagi. Anda masih tetap kedinginan, tetapi anda tidak menggigil lagi. Setelah tidak menggigil lagi, cobalah untuk menahan nafas dan tekan di perut bagian bawah, tujuannya untuk membangkitkan hawa hangat yang berasal dari energi cakra di pusar dan dada. Setelah hawa hangat itu dapat dirasakan, cobalah dengan beberapa gerakan sambil tetap menahan nafas, anda alirkan ke seluruh tubuh supaya tubuh anda tidak kedinginan lagi.

Ilmu tenaga dalam dapat juga dikatakan sejenis dengan ilmu gaib. Dikatakan demikian karena energinya tidak tampak mata dan secara akal pikiran awam, tidak mungkin manusia dengan kekuatannya sendiri dapat mematahkan kayu, besi, memecahkan batu dsb. Lebih keras mana, kayu, batu dan besi dengan tangan manusia? Seharusnyalah tangan manusia itu yang remuk. Tetapi ternyata tidaklah demikian kejadiannya. Malahan kayu atau besinya yang patah. Batunya yang remuk. Juga mereka yang mengolah pernafasan murni dapat mementalkan orang lain. Banyak orang yang berpendapat itu hanyalah tipuan. Mungkin ada juga orang yang memang berniat menipu. Tapi sebaiknya kita coba dulu ikut pelatihannya, barulah nanti kita dapat dengan valid memberikan pendapat apakah itu benar atau hanyalah tipuan belaka.

Hawa murni, tenaga dalam dan tenaga dalam murni sebenarnya bersumber dari kekuatan manusia itu sendiri yang dalam kehidupan sehari-hari tidak muncul, atau bahkan tidak disadari keberadaannya. Ini juga adalah suatu kegaiban. Kegaiban yang berasal dari dalam diri manusia sendiri. Kegaiban (potensi diri) ini baru akan terbentuk menjadi sesuatu yang berarti setelah diolah secara khusus, misalnya dibangun dengan olah pernafasan.


Beberapa tips penggunaan tenaga dalam murni bagi yang sudah menekuninya, sbb :

1. Untuk pagaran gaib

Buatlah bola energi yang cukup besar sesuai objek yang akan diberi pagaran. Buatlah bola itu kuat dindingnya dan juga penuh energi di dalamnya (tidak kosong). Kemudian jadikanlah bola itu menyelubungi objek sasaran. Konsentrasikan kekuatan bahwa bola itu akan bertahan selamanya dan apapun / siapapun yang berniat jahat atau menyerang objek akan terpental tidak dapat menembus bola pagaran.

2. Membersihkan penyakit, kuman, bakteri, virus, mahluk halus.

Untuk pengobatan membersihkan kuman, bakteri, virus, mahluk halus dari tubuh seseorang atau rumah atau objek lainnya, lakukanlah langkah berikut. Salurkanlah energi untuk memenuhi objek yang dimaksud dan selaraskan energinya dengan energi objeknya. Kemudian konsentrasikan bahwa semua bakteri, virus dan hal-hal jelek yang ingin dibersihkan masuk terhisap semua ke dalam energi itu. Kemudian perlahan-lahan tarik energi tersebut dan dibentuk menjadi bola energi. Mampatkan bola itu sampai menjadi kecil sebesar kelereng. Kemudian buang bola energi itu jauh ke luar angkasa atau buang jauh ke dalam bumi. Lakukanlah beberapa kali jika diperlukan sampai anda yakin bahwa semua kuman / virus yang anda ingin bersihkan sudah terhisap semua dan sudah dibuang jauh tak akan kembali. Kemudian isikan kembali energi anda kepada objek dengan konsentrasi untuk memberikan energi yang baik untuk kesehatan dan kesembuhan.

Proses yang sama bisa dilakukan untuk sumber-sumber penyakit lain seperti sakit asam urat, kolesterol, darah tinggi karena penyempitan atau penyumbatan (kerak) di dalam pembuluh darah, penyempitan / penyumbatan pembuluh darah jantung atau otak (stroke), pengapuran, batu ginjal, batu empedu, dsb.

3. Mengobati seseorang dari sakit karena kelemahan / kerusakan organ tubuh

Ada banyak penyakit yang disebabkan oleh kelemahan / kerusakan organ tubuh, misalnya diabetes (kerusakan pankreas), sakit maag kronis, kerusakan ginjal, lemah jantung, dsb. Untuk sakit-penyakit jenis ini cukup anda salurkan energi anda ke sumber sakitnya dan konsentrasikan bahwa energi anda itu akan tinggal lama di situ, menyatu dengan organnya untuk menumbuhkan sel-sel organ yang baru dan mengkondisikan organnya supaya menjadi normal. Lakukan seminggu sekali sampai organnya sembuh dan sehat kembali. Cara ini tidak dapat dilakukan untuk penyakit yang disebabkan oleh kelainan organ.

Cara 2 dan 3 bisa dikombinasikan untuk penyakit tumor dan kanker atau penyakit lain yang berat.


Olah Rasa dan Kebatinan

3. Olah Rasa

Olah rasa ini berhubungan dengan rasa, batin dan indra ke 6 manusia. Dengan rasa, orang akan lebih peka terhadap sesuatu yang bersifat gaib, dapat mengetahui keberadaan sesuatu gaib, dapat mengetahui apakah sakit yang diderita seseorang merupakan sakit biasa atau karena gaib (ketempelan gaib, kesambet, disantet, guna-guna, dsb), dapat mengetahui cara pengobatannya dan dapat mengetahui sesuatu yang akan terjadi.

Kekuatan yang dihasilkan dalam olah rasa adalah kekuatan rasa (biasanya bersifat gaib), dihasilkan oleh cakra tubuh di bagian dada. Kekuatan rasa ini adalah dasar dari kekuatan batin. 

Pada orang awam, kekuatan rasa biasanya timbul secara spontan dan kekuatannya bisa berlipat-lipat dibandingkan kekuatan fisik biasa. Seseorang yang sudah melatih olah nafas, biasanya juga akan merasakan bagian dari olah rasa, walaupun hanya dasarnya saja. Saat menggunakan energi yang dihasilkan dalam olah pernafasan biasanya dilakukan melalui ‘rasa’, bukan dengan pikiran atau perasaan.

Dalam mempelajari olah rasa, biasanya dilakukan cara yang mirip dengan olah batin, yaitu banyak menyepi, puasa, laku prihatin, meditasi, membaca amalan-amalan, dsb. Dalam kehidupan jaman sekarang cara-cara tersebut tidak praktis untuk dilakukan. Bila anda ingin mencoba mempelajarinya, ada beberapa cara praktis yang bisa anda lakukan tanpa perlu banyak mengganggu aktivitas anda sehari-hari sbb :

1. Menyepi

Pengertian menyepi ini bukan berarti anda harus pergi menyepi ke tempat-tempat sepi di gunung, dsb. Cukup anda luangkan waktu untuk berdiam diri, di rumah, di kantor atau di manapun anda berada, untuk merasakan suasana batin di tempat anda berada. Biarkan ilham mengalir dalam pikiran anda. Perhatikan, mungkin akan ada ide-ide tertentu atau jawaban-jawaban dari masalah anda yang tidak terpikirkan sebelumnya. Menyepi ini juga bisa anda lakukan di tempat yang ramai. Artinya anda belajar menemukan suasana sepi (hening) di dalam keramaian tanpa harus pergi keluar dari keramaian.

2. Peka suasana batin

Belajar peka terhadap bisikan-bisikan nurani, firasat, dsb. Jangan mengabaikan bisikan hati dan firasat, tetapi juga jangan mengada-ada, jangan ber-ilusi.

3. Peka suasana alam

Belajar peka terhadap suasana alam di manapun anda berada. Cobalah sesekali pergi ke tempat wingit. Rasakan suasana kegaiban tempat tersebut. Bila merasakan keberadaan sesuatu roh halus atau energi gaib, cobalah tentukan dimana posisinya berada. Kalau bisa, coba rasakan / bayangkan seperti apa wujudnya. Bila anda sudah dapat merasakan suasana alam di sesuatu tempat, mungkin anda juga akan dapat merasakan bila ada bahaya lain yang mungkin mengancam, misalnya ada binatang berbahaya, dsb.

Ke 3 cara di atas dapat anda terapkan bukan hanya di tempat sepi, tetapi juga di tempat ramai. Bila anda sudah terbiasa melakukan ke 3 cara di atas, berarti anda sudah melakukan oleh rasa dan dasar-dasar kebatinan. Belajarlah untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari anda dalam berbagai bidang. Rasa / feeling / intuisi anda akan lebih tajam, dapat mengira-ira hasil (berhasil atau tidak) dari sesuatu yang anda lakukan atau merasakan sesuatu kejadian (baik atau buruk) yang akan terjadi.

Dalam kehidupan manusia sehari-hari, apalagi dalam kehidupan modern ini, rasa dan firasat seringkali diabaikan. Namun bila seseorang memperhatikan rasa dan firasatnya, dia sendiri yang akan mendapatkan manfaatnya. Rasa dan firasat seringkali muncul berupa perlambang rasa.

Misalnya, seseorang yang akan bepergian ke luar kota, karena merasa tidak enak hati kemudian membatalkan keberangkatannya. Ternyata kemudian dia mendapat berita bahwa kendaraan yang seharusnya ditumpanginya mengalami kecelakaan. Untunglah dia tidak jadi berangkat.
Apakah ini kebetulan saja?

Seringkali rasa firasat ini dianggap tahyul dan klenik, karena itu kita harus bisa membedakan sesuatu rasa, apakah itu hanya rasa biasa saja ataukah rasa yang merupakan sesuatu pertanda tentang sesuatu kejadian. Belajarlah peka terhadap bisikan-bisikan nurani, firasat, dsb. Jangan mengabaikan bisikan hati dan firasat, tetapi juga jangan mengada-ada, jangan ber-ilusi.

4. Olah Batin

Olah batin adalah tingkat selanjutnya dari olah rasa. Tenaga yang dihasilkan juga bukan lagi tenaga fisik atau tenaga dalam, tetapi tenaga batin.

Dalam olah batin ini, orang hanya sedikit melakukan olah gerak atau olah nafas. Yang banyak dilakukan adalah mempertajam kepekaan dan kekuatan batin dengan cara tirakatan dan laku prihatin, menyepi, berpuasa, amalan-amalan, dsb. Cakra tubuh yang berperan adalah cakra yang berada di bawah pusar sampai ke leher.

Dalam ilmu kebatinan dikenal adanya istilah guru sejati. Sosok ini merupakan pengejawantahan kegaiban seseorang yang menuntun seseorang weruh sadurunge winarah (mengetahui sesuatu sebelum itu terjadi), mengetahui masa depan dan segala sesuatu yang terkait dengan indera keenam. Guru sejati ini sebenarnya adalah sukma kita atau roh sedulur papat dan pancer kita, ditambah sukma-sukma para leluhur yang mengayomi kita. Guru sejati ini yang akan menuntun seseorang dalam olah kebatinan dan spiritual.

Sebenarnya ada gaib di dalam diri kita sendiri, yaitu sukma kita atau roh sedulur papat dan pancer kita. Kekuatan dari gaib kita sendiri itulah yang kita olah dalam olah batin. Jadi Inti dari olah kebatinan adalah mengolah batin kita sendiri, yaitu kekuatan sukma / batin untuk mewujudkan kehendak. Kegaiban yang kemudian dihasilkan adalah kegaiban dari diri sendiri, bukan kegaiban dari gaib lain, seperti jin atau gondoruwo (khodam). Unsur penting dalam ilmu kebatinan adalah apa yang disebut sugesti, yaitu ilmu untuk meng-sugesti diri sendiri atau orang lain, dan rasa.

Bila kita sudah mengerti dan menguasai kebatinan, maka kita akan memiliki kekuatan gaib tertentu dari batin kita sendiri untuk bermacam-macam keperluan. Bahkan penggunaan tenaga dalam pun akhirnya akan bermuara menjadi tenaga batin, karena dalam menggunakan tenaga dalam tidak lagi menggunakan perasaan atau pikiran, tetapi menggunakan batin. Pada tingkatan yang tinggi, kekuatan batin ini juga dapat mewujudkan suatu energi yang bahkan dapat lebih kuat dibandingkan kekuatan tenaga dalam dan melakukannya pun tidak perlu lagi dibantu dengan amalan-amalan, gerakan-gerakan tangan atau kaki ataupun mengatur nafas, tetapi dilakukan dengan niat batin saja, bahkan dalam posisi tiduran atau duduk bersemedi pun bisa dilakukan.

Ilmu Tenaga Dalam, Kebatinan dan Spiritual, sejatinya menggunakan potensi kekuatan dari diri sendiri, yaitu kekuatan tenaga dalam, kekuatan batin dan kekuatan spiritual kita sendiri. Ilmu yang menggunakan potensi kekuatan diri sendiri inilah yang disebut ilmu sejati.

Karena itu dalam filosofi Jawa dikatakan, ilmu tertinggi manusia adalah digdoyo tanpo aji, digdaya tanpa perlu tambahan jimat dan senjata dan tidak perlu menunjukkan ilmu kesaktian yang kelihatan mata, karena semua kekuatan bersumber dari dirinya sendiri dan dengan perbawa kebatinan, menang tanpa harus pamer kesaktian.

Kekuatan dari olah batin ini dapat dilakukan dengan tujuan yang sama dengan penggunaan tenaga dalam. Dengan kekuatan batin dan sugesti ini kita mewujudkan kehendak-kehendak kita. Misalnya kita ingin menyembuhkan seseorang dari sakitnya, maka kita mewujudkan kehendak kita, yaitu supaya orang itu sembuh dari sakitnya dengan laku kebatinan. Bisa juga digunakan untuk membuat pagaran gaib dan keperluan gaib lain. Bila digunakan untuk berhadapan dengan mahluk gaib, kekuatan gaib dari kebatinan ini lebih tinggi dibandingkan dengan tenaga dalam, bukan hanya dapat untuk menangani gaib-gaib kelas bawah, tetapi gaib kelas menengah pun bisa ditangani.

Ada salah satu ciri yang membedakan penggunaan tenaga dalam dengan kebatinan dalam mendeteksi keberadaan sesuatu gaib. Dengan menggunakan tenaga dalam, kita mendeteksi keberadaan gaib dengan cara mendeteksi getaran energinya. Sedangkan bila kita terbiasa dengan olah batin, bila ada sesuatu gaib, apalagi si gaib mempunyai kekuatan yang besar, kita dapat merasakan kehadirannya secara otomatis, karena dada kita akan terasa berat dan sesak seolah-olah ada yang menekan dada kita sampai kita merasa sulit bernafas. Artinya ada perbenturan kekuatan antara kekuatan energi yang dipancarkan oleh keberadaan gaib itu dengan energi batin dari diri kita dan secara otomatis kita juga dapat mengetahui posisi keberadaan gaib tersebut.


Ilmu Spiritual

5. Olah Sukma

Olah Sukma adalah tingkatan yang lebih tinggi daripada olah batin. Dalam olah batin kita mengolah kekuatan batin, sedangkan dalam olah sukma kita mengolah kekuatan sukma (roh) kita. Memang perbedaan pengertiannya tipis. Tetapi bila kita menekuni ilmu batin dan ilmu sukma, maka akan jelas perbedaannya. Cakra tubuh yang digunakan adalah cakra yang berada di bawah pusar sampai dahi.

Salah satu contoh ilmu dalam olah sukma adalah ilmu Merogoh Sukma atau Melolos Sukma. Dengan ilmu ini sukma / roh kita dapat pergi keluar dari raga kita. Jadi secara sadar kita bisa keluar dari badan kita. Misalnya badan kita ada di rumah, sedangkan kita (roh) pergi jauh ke tempat lain.

Badan yang kita tinggalkan akan tampak seperti badan orang yang mati suri. Kelemahan ilmu ini adalah kita tidak dapat berlama-lama keluar dari badan kita, atau badan kita tidak boleh disentuh atau dikagetkan atau dibangunkan (oleh orang yang tidak tahu kalau kita sedang merogoh sukma).

Bila itu terjadi, maka mungkin kita tidak dapat kembali ke dalam raga kita, atau seandainya dapat kembali, penyatuan sukma dengan badan kita tidak sempurna (bisa gila).

Ada lagi ilmu yang lebih tinggi dari Ilmu Merogoh Sukma, yaitu ilmu Medhar Sukma, yaitu ilmu untuk memecah sukma. Dengan ilmu ini kita bisa memecah sukma kita. Kesadaran kita adalah pancer, sedangkan sukma kita yang lain disebut sedulur kita. Sedulur kita inilah yang kita pecah, sehingga bisa terpisah dari pancer kita. Sedulur kita itu bisa pergi kemana saja yang kita inginkan dan apa yang dilihatnya kita juga bisa melihatnya, apa yang dialaminya kita juga bisa merasakannya. Ilmu ini diterapkan untuk mengatasi kelemahan yang ada pada ilmu merogoh sukma. Kita bisa mengetrapkan ilmu ini sambil kita tetap sadar dan bekerja atau sambil melakukan aktivitas lain.

Ilmu Olah Sukma di atas tidak berarti harus dijalani seseorang dengan menjalani olah kebatinan terlebih dahulu. Begitu juga orang yang sudah dapat merogoh sukma tidak berarti dia sudah menguasai ilmu kebatinan, karena mungkin ilmu itu saja yang dia minati, sedangkan ilmu kebatinan yang lain tidak ditekuninya. Bisa terjadi demikian karena ilmu merogoh sukma bisa didapat tanpa melalui olah kebatinan, tetapi melalui cara Ilmu Gaib dan


Ilmu Khodam

6. Olah Spiritual

Olah spiritual berkaitan dengan pengolahan kekuatan spiritual manusia, kekuatan gaib, sampai pada kemampuan mengetahui sesuatu yang tidak tampak mata, asal-usul tentang sesuatu, kejadian-kejadian pada masa lalu hingga kejadian-kejadian yang akan datang. Dalam mempelajari sesuatu, dengan olah spiritual orang akan dapat mengetahui bukan hanya sebatas kulitnya, tetapi juga sampai kepada hakekatnya. Cakra tubuh yang digunakan adalah cakra yang berada di leher sampai cakra mahkota (di ubun-ubun). Di atas ubun-ubun ada lagi 2 cakra yang bentuknya seperti corong bersusun 2. Dengan cakra ini orang tersebut bisa menyerap energi spiritual alam semesta dan bisa untuk menangkap intisari alam spiritual, sehingga bisa mengetahui rahasia alam semesta dan rahasia kehidupan. Kemampuan mengetahui kebenaran dari suatu pengetahuan yang didapat dari olah spiritual inilah yang membedakan ilmu spiritual dengan ilmu kebatinan, dan pengetahuan kebenaran ini akan menjadi suatu kebijaksanaan yang bersifat kesepuhan.

Olah spiritual juga menghasilkan kekuatan, yaitu kekuatan spiritual. Bila digunakan untuk berhadapan dengan gaib, kekuatannya dapat untuk mendeteksi dan menangani gaib, bukan hanya gaib tingkatan rendah, tetapi juga yang berkekuatan dan berdimensi tinggi. 

Dari berbagai uraian di atas, kita sudah dapat mengetahui perbedaan berbagai ilmu yang bernuansa kebatinan dan spiritual.

Olah kebatinan berkaitan dengan pengolahan kekuatan batin, kekuatan gaib, dan disertai dengan landasan filosofi spiritual (misal: kejawen), seperti cerita saudara kembar sedulur papat kalimo pancer, filosofi dalam pewayangan, ilmu kasampurnan (kesempurnaan), manunggaling kawula lan Gusti, dsb. Bagi orang yang baru sampai pada tingkatan kebatinan, berbagai cerita dalam filosofi spiritual kejawen tersebut hanyalah menjadi dasar tuntunan untuk berperilaku (budi pekerti), sasaran / tujuan pencapaian ilmu dan bumbu cerita kebatinan. Walaupun banyak yang bisa bercerita tentang hal-hal di atas, tetapi sebenarnya mereka sendiri belum sampai pada kemampuan untuk mengetahui kebenarannya. Apalagi banyak yang hanya sekedar 'ngecap' saja seolah-olah mereka benar sudah mengetahui sendiri kebenarannya.

Olah spiritual berkaitan dengan pengolahan kekuatan spiritual, kekuatan gaib dan kemampuan manusia untuk sampai pada kemampuan mengetahui tentang sesuatu yang tidak tampak mata, asal-usul tentang sesuatu, kejadian-kejadian pada masa lalu hingga kejadian-kejadian yang akan datang.

Dalam mempelajari sesuatu, dengan olah spiritual orang akan dapat mengetahui bukan hanya sebatas kulitnya, tetapi juga sampai kepada hakekatnya. Bagi orang yang sudah menekuni tahapan spiritual, berbagai cerita dalam filosofi spiritual kejawen tersebut di atas bukan hanya menjadi dasar tuntunan untuk berperilaku (budi pekerti), sasaran / tujuan pencapaian ilmu dan bumbu cerita kebatinan, tetapi mereka sendiri memiliki kemampuan untuk mengetahui sendiri kebenarannya. Jadi mereka bukan hanya sekedar 'ngecap'. 

Banyak orang yang baru mempelajari sesuatu ilmu sebatas kulitnya saja sudah sesumbar seolah-olah ilmunya sudah mumpuni. Air beriak tanda tak dalam. Tetapi orang yang sudah dalam ilmunya biasanya lebih memilih diam dan diam-diam dia dapat mengukur kedalaman / ketinggian ilmu seseorang. Orang 'berisi' yang memilih diam, biasanya ilmunya lebih dapat berkembang jauh, karena dia memiliki banyak waktu untuk memperhatikan lingkungan dan belajar dari kehidupan sehari-hari atau dari pengalaman orang lain.

Bila anda memiliki kemampuan untuk melihat gaib, dan bila kemampuan anda itu sangat tajam dan dalam, anda akan dapat melihat suatu lingkaran sinar, yang biasa disebut halo, di belakang kepala orang yang sudah menekuni tahapan olah spiritual. Halo ini adalah pancaran sinar dari kekuatan spiritual yang telah dicapai oleh seseorang. Semakin luas / lebar lingkarannya semakin kuat spiritualitasnya. Selain kekuatan spiritualitas yang ditentukan oleh luas lingkarannya, ada tanda lain dari halo yang melambangkan tingkatan dimensi yang telah dicapai oleh seseorang, yaitu warna dari sinar halo tersebut.

Warna sinar lingkaran halo sesuai urutannya adalah sbb :

1. Warna Ungu.

2. Warna Kuning.

3. Warna Emas. (warna emas adalah tingkatan tertinggi).

Contoh tokoh manusia yang telah menguasai spiritual tingkat tinggi adalah Budha Gautama, dengan lingkaran halo berwarna kuning dan tepi lingkarannya berwarna emas.

Kekuatan dari hasil olah kanuragan dan tenaga dalam hanya bersifat fisik manusia.

Kekuatan dari ilmu gaib dan ilmu khodam hanya berlaku semasa manusia tersebut masih hidup di dunia.

Kekuatan dari hasil olah batin dan olah spiritual berhubungan dengan kekuatan sukma / roh manusia. Kekuatan dari sukma / roh ini akan terus terbawa sampai pada kehidupan manusia sesudah kematian. Artinya, setelah manusia tersebut meninggalkan tubuhnya dan sukmanya masuk ke dalam alam roh, maka di alam sana sukma / rohnya akan menjadi sukma yang memiliki kekuatan yang akan dapat digunakannya untuk menghadapi gaib-gaib lain, jika diperlukan. Kekuatan sukma ini tidak sama, tergantung pencapaian kekuatan sukma masing-masing orang semasa hidupnya. 

Contoh sukma sakti manusia yang sudah sering kita dengar ceritanya adalah Ibu Kanjeng Ratu Kidul, Ibu Ratu Dewi Lanjar (adik Ibu Kanjeng Ratu Kidul), Prabu Siliwangi, dsb.


7. Olah Roh

Olah Roh adalah tingkatan tertinggi yang bisa dicapai oleh manusia. Untuk mencapai tingkatan ini diperlukan adanya penyatuan roh manusia dengan roh lain yang tinggi. Penulis belum mengetahui contoh manusia biasa yang sudah mencapai tahapan ini. Mungkin yang telah mencapai tahapan ini hanyalah beberapa Nabi Israel (tidak semuanya) dan murid-murid Yesus Kristus jaman dahulu. Mereka tidak mempelajari ilmu ini, tetapi penyatuan roh mereka dengan Tuhan Penguasa Alam telah menyebabkan seolah-olah mereka telah menguasai ilmu ini.

Ada pokok-pokok ajaran yang diajarkan oleh Yesus Kristus kepada murid-muridNya, yaitu untuk melakukan doa dan peribadatan secara Roh, karena manusia dan Tuhan terhubung secara Roh, jauh lebih baik lagi jika roh manusia menyatu dengan Tuhan. Berdoa secara Roh. Beribadah juga secara Roh. Artinya, jangan hanya kita melakukan dengan hati dan pikiran saja, tetapi harus juga dengan roh. Jangan sampai tubuh, hati dan pikiran kita berdoa, tetapi roh kita tidak ikut berdoa. Jangan sampai tubuh, hati dan pikiran kita beribadah, tetapi roh kita tidak ikut beribadah.

Dalam hal ini, Yesus merupakan Mahaguru dari ajaran Roh. Sayang sekali para pengikutnya sekarang tidak mengerti tentang ajaran ini. Malahan segala sesuatu yang bersifat roh dianggap klenik atau musyrik, sehingga dijauhkan dan tabu untuk dibicarakan. Bila seseorang dapat melakukan sesuatu secara Roh, maka dia juga akan dapat mengerti segala sesuatu yang bersifat roh, bukan hanya roh-roh tingkat rendah, tetapi juga roh-roh tingkat tinggi. Dan dengan kekuatan Roh dia juga dapat melakukan banyak mukjizat.

Di Jawa juga ada ajaran yang mirip dengan ajaran Yesus ini, yaitu ajaran Manunggaling Kawula lan Gusti, seperti yang diajarkan oleh Syeh Siti Jenar dan ajaran Kejawen. Tetapi ajaran ini belum sampai pada tingkatan olah roh seperti tersebut di atas.


Ilmu Gaib dan Ilmu Khodam

Karena semuanya berhubungan dengan kegaiban, dan di dalamnya juga ada mantra-mantra atau amalan-amalan, pengertian dan istilah kebatinan, spiritual, ilmu gaib dan ilmu khodam seringkali dianggap sama, walaupun sebenarnya berbeda.

Ilmu gaib dapat mirip dengan ilmu tenaga dalam, kebatinan, dan spiritual dalam tujuan penggunaannya. Tetapi biasanya dalam proses mendapatkan ilmu ini tidak diutamakan penggunaan potensi diri, karena sumber kekuatannya bisa berasal dari mana saja. Bisa dari diri sendiri, bisa juga dari gaib lain. Kadangkala di dalamnya juga ada mantra-mantra atau amalan-amalan, puasa, tirakatan, dsb, seperti dalam ilmu kebatinan dan spiritual. Tujuan dalam mempelajari ilmu gaib penekanannya adalah pada hasil yang ingin dicapai, yaitu untuk menguasai ilmu-ilmu tertentu, bukan mengoptimalkan potensi diri atau memperkuat batin.

Ilmu Khodam adalah ilmu gaib yang menggunakan jasa gaib (jin, gondoruwo, dsb) dalam pengamalan ilmunya. Dilakukan dengan cara mengucapkan mantra atau amalan-amalan tertentu atau dengan cara berkomunikasi langsung dengan gaibnya. Kadangkala untuk memperoleh ilmu gaib tertentu, seseorang juga harus menjalankan laku tirakat dan berpuasa yang mirip dengan yang dilakukan dalam olah kebatinan. Jadi yang membedakan ilmu khodam dengan ilmu-ilmu lain adalah pada penggunaan jasa gaib lain sebagai sumber kekuatannya.

Ilmu Tenaga Dalam, Ilmu Kebatinan, Ilmu Spiritual, Ilmu Gaib dan Ilmu Khodam adalah sesuatu yang berdiri sendiri-sendiri dan memiliki kekuatannya sendiri-sendiri, tetapi bisa juga merupakan satu rangkaian kesatuan. Ilmu Gaib dan Ilmu Khodam sifatnya luas, bukan saja bersifat kebatinan dan spiritual, atau tenaga dalam, tetapi juga bisa
melingkupi semua aspek dalam kehidupan manusia. Pada praktek yang umum, ilmu-ilmu tersebut di atas tidak dapat dipisahkan dari ilmu gaib dan ilmu khodam. Justru banyak yang melengkapinya dengan ilmu gaib dan ilmu khodam karena akan menghasilkan kekuatan yang lebih besar daripada sebelumnya.

Harus dibedakan antara ilmu sejati dengan ilmu yang menggunakan jasa gaib (khodam jin, dsb) dalam penggunaannya. Ilmu Tenaga Dalam, Kebatinan dan Spiritual, sejatinya menggunakan potensi kekuatan dari diri sendiri, yaitu kekuatan tenaga dalam, kekuatan batin dan kekuatan spiritual kita sendiri. Sedangkan ilmu khodam menggunakan bantuan kekuatan dari gaib lain (khodam atau prewangan). Ilmu yang menggunakan kekuatan dari diri sendiri adalah yang disebut ilmu sejati, sedangkan yang menggunakan bantuan kekuatan lain disebut ilmu pinjaman.

Ilmu Gaib dan Ilmu Khodam pada masa sekarang lebih mudah mendapatkannya dan seringkali tidak perlu didapatkan dengan cara berpuasa, laku tirakat prihatin, dsb. Bahkan banyak yang menekuninya sebagai jalan pintas, karena prosesnya lebih mudah, tidak perlu puasa, tirakatan, dsb, dan bahkan instan!, hanya perlu baca amalannya saja sudah langsung bisa. Bahkan untuk memperoleh tenaga dalam tidak lagi perlu berlama-lama melakukan olah nafas. Dengan ilmu gaib atau ilmu khodam, seringkali cukup hanya dengan diminumkan air putih yang sudah diberi amalan tertentu, seseorang sudah mendapatkan ilmu tersebut (pembangkitan seketika). Instan! Langsung bisa dipraktekkan, bisa membuat orang mental, tubuh kebal anti senjata tajam, dsb.


Sedulur Papat dan Kalima Pancer

Sejak jaman dahulu, spiritualitas Jawa mengakui bahwa setiap manusia mempunyai saudara-saudara halus yang mendampinginya. Mereka tidak kelihatan oleh mata biasa. Mereka tergolong sebagai roh-roh halus. Saudara-saudara halus ini banyak yang menyebutnya dengan istilah Saudara Kembar, atau disebut juga Sedulur Papat.

Sedulur Papat kita itu mempunyai sebutan Kakang Kawah (paling tua), Adi Ari-ari (paling muda), Getih (darah), dan Pusar, sedangkan kita sendiri disebut Pancer. Kita adalah pancer, sedangkan sukma kita yang lain disebut sedulur pendamping kita. Artinya, para sedulur kita itu keberadaannya mengikuti kita sebagai Pancer. Pancer ini juga bersifat roh / sukma.

Sebaiknya kita semua mengenal dan mengakrabkan diri dengan para saudara kembar kita. Mereka itu selalu membantu kita, disadari ataupun tidak.
Apalagi bila kita selalu berbuat baik dan berhati lurus.

Perlu diketahui bahwa para saudara halus tersebut merasa senang kalau kita mengetahui keberadaan mereka, terlebih kalau kita memperhatikan mereka. Kalau mereka merasa diperhatikan tentu mereka akan lebih dekat dan senang membantu. Hubungan akrab dengan semua saudara halus bisa dilakukan dengan sering melakukan komunikasi. Seperti juga dalam pergaulan antar manusia, kalau sering terjadi komunikasi, tentulah hubungannya menjadi lebih dekat dan akrab.

Seandainya kita tidak mempedulikan mereka, apalagi kita menganggap cerita tentang saudara kembar ini hanya tahyul atau mitos saja, maka mereka juga akan merasa bahwa keberadaan mereka tidak diperhatikan dan tidak diperlukan. Mereka akan tidak antusias mendampingi dan membantu kita. Maka jangan heran kalau kita banyak menghadapi kendala, sial, nasib jelek, dsb, tanpa mendapatkan peringatan sebelumnya.

Telah diuraikan di atas, sedulur papat kita itu mempunyai sebutan Kakang Kawah (paling tua), Adi Ari-ari (paling muda), Getih (darah), dan Pusar, sedangkan kita sendiri disebut Pancer. Kita adalah pancer, sedangkan sukma kita yang lain disebut sedulur pendamping kita. Artinya, para sedulur kita itu keberadaannya mengikuti kita sebagai Pancer. Pancer ini juga bersifat roh / sukma.

Untuk diketahui, kesadaran kita, hati dan pikiran kita, bukanlah Pancer. Dalam kehidupan sehari-hari, kesadaran, hati dan pikiran kita terpisah dari Pancer dan para Sedulur Papat. Itulah sebabnya kita tidak akrab dengan rasa dan firasat. Tetapi bila kita mau peka dan mempertajam naluri, maka kita akan akrab dengan rasa dan firasat. Dengan cara demikian kita sudah mengakrabkan diri dengan Pancer dan para Sedulur Papat dan mau memperhatikan komunikasi yang mereka lakukan.

Bila kita dekat dengan Pancer kita, mungkin kita juga akan dapat melihat / mengetahui keberadaan roh-roh lain dan dapat juga mengetahui sesuatu kejadian sebelum kejadian tersebut terjadi (weruh sakdurunge winarah). Karena kedekatan itu maka apa yang dapat dilihat oleh Pancer kita, kita juga akan dapat melihatnya. 

Bila kita dekat dengan para Sedulur Papat, karena keberadaan mereka mendampingi Pancer, maka mungkin kita juga akan dapat mengetahui keberadaan roh-roh lain dan dapat juga mengetahui sesuatu kejadian sebelum kejadian tersebut terjadi, melalui pemberitahuan dari mereka sebelumnya. Pemberitahuan / peringatan dari para Sedulur Papat ini bisa berupa mimpi, rasa, firasat, dsb.

Cara-cara mendekatkan diri dengan para sedulur kita itu sudah diulas oleh Penulis dalam tulisan bertema Olah Rasa, Olah Batin dan Spiritual ( Olah Rasa & Ilmu Kebatinan )

Ada beberapa ajaran bila kita ingin menyampaikan sesuatu kepada mereka, beberapa contoh cara dan doa (amalan) untuk komunikasi dan mendekatkan diri kepada para Sedulur Papat ini, misalnya kita akan melakukan sesuatu yang sifatnya penting bagi kita, kita dapat berkata kepada mereka (mengucap dalam hati) seolah-olah mereka ada di sekitar kita :

Contoh 1 (kejawen) :

Marwati Kakang Kawah Adi Ari-Ari …… (nama anda)

Kang lahir soko margo ino

Kang ora lahir soko margo ino

Kang lahir bareng sedino

Sang rojo bardah ingsun

Ingsun arso …….. (apa yang akan anda lakukan)

Ewang-ewangono ingsun.

Contoh 2 (umum) :

Saudara-saudara kembarku, bantulah saya dalam bekerja, sehingga pekerjaan saya lancar dan benar. Kalau ada kesalahan, tolong beritahu saya.

Contoh 3 (umum) :

Saudara-saudara kembarku, bantulah saya. Niat saya pergi keluar kota.

Bantulah saya supaya tidak ada kecelakaan atau halangan apapun di jalan.

Biasanya, cara mereka berkomunikasi dengan kita adalah dengan memberikan mimpi, atau rasa dan firasat tentang akan terjadinya sesuatu kejadian, atau ilham yang mengalir dalam pikiran kita. Rasa dan firasat seringkali muncul berupa perlambang. Dalam kehidupan manusia sehari-hari, apalagi dalam kehidupan modern ini, rasa dan firasat seringkali diabaikan. Namun bila seseorang memperhatikan rasa dan firasatnya, dia sendiri yang akan mendapatkan manfaatnya. Misalnya, seseorang yang akan bepergian ke luar kota, karena merasa tidak enak hati kemudian membatalkan keberangkatannya. Ternyata kemudian dia mendapat berita bahwa kendaraan yang seharusnya ditumpanginya, mengalami kecelakaan. Untunglah dia tidak jadi berangkat. Apakah ini kebetulan saja?

Seringkali rasa dan firasat ini dianggap tahyul dan klenik, karena itu kita harus bisa membedakan sesuatu rasa, apakah itu hanya rasa biasa saja ataukah rasa yang merupakan sesuatu pertanda tentang sesuatu kejadian. Belajarlah peka terhadap bisikan-bisikan nurani, firasat, dsb. Jangan mengabaikan bisikan hati dan firasat, tetapi juga jangan mengada-ada, jangan ber-ilusi.

Dalam kesempatan ini Penulis ingin mengungkapkan suatu rahasia yang jarang sekali orang mengetahui, termasuk para praktisi kebatinan sekalipun.

Pengetahuan ini Penulis dapatkan dari seorang teman yang kemudian Penulis pelajari sendiri, sehingga kemudian Penulis dapat menemukan kebenarannya.

Sedulur papat kita itu mempunyai sebutan Kakang Kawah (paling tua), Adi Ari-ari (paling muda), Getih (darah), dan Pusar, sedangkan kita sendiri disebut Pancer. Artinya, para sedulur kita itu keberadaannya mengikuti kita sebagai Pancer. Jadi sudah seharusnyalah semua sedulur papat kita itu menyatu bersama kita sebagai pancer. Kenyataannya, ada 2 sedulur kita yang tidak bersama kita, yaitu Kakang Kawah dan Adi Ari-ari. Mereka berada di tempat ari-ari kita berada (atau di makam ari-ari bila ari-ari kita dulu dimakamkan). Artinya sedulur yang bersama kita hanya 2, bukan 4.

Sedulur yang bersama kita adalah Getih dan Pusar, yang terpisah adalah Kakang Kawah dan Adi Ari-ari.

Diperlukan suatu proses ritual untuk mengembalikan 2 sedulur kita yang terpisah itu agar bisa menyatu kembali dengan kita. Kalau 2 sedulur kita yang terpisah itu sudah menyatu kembali dengan kita, maka kita akan merasa lebih sehat dan tubuh terasa lebih bertenaga. Ini perlu sekali dilakukan, terutama untuk mereka yang tubuhnya lemah dan sering sakit-sakitan. 

Dalam masyarakat Jawa ada kepercayaan dan tradisi melakukan semacam ritual doa dan memberi sesaji untuk sedulur papat, misalnya ritual wetonan, dengan sesaji bubur merah-putih, atau jajan pasar, mandi kembang, atau memberi kembang di makam ari-ari anak, dsb. Tradisi ini baik sekali bila dilakukan, supaya sukma orang ybs terpelihara, sehat secara kejiwaan, tubuhnya sehat tidak mudah sakit-sakitan, dan lancar dalam segala urusannya. Tetapi ritual ini masih belum dapat mengembalikan sedulur papat yang terpisah tersebut di atas.


Cara Interaksi Mahluk Halus dengan Manusia

Keberadaan makhluk halus di sekitar kita, disadari ataupun tidak, seringkali kita bisa merasakannya. Biasanya kejadian tersebut kita abaikan, karena cerita tentang mahluk halus sudah menjadi budaya kita sehari-hari. Kita menganggap itu adalah kejadian biasa saja.. Berbagai fenomena interaksi manusia dengan mahluk halus hanya menjadi buah bibir dalam percakapan sehari-hari. Namun ada juga yang menjadikannya objek komersial.

Untuk menambah pemahaman kita, Penulis akan mengulas cara-cara mereka berinteraksi dengan manusia dan perkiraan maksud tujuan interaksi tersebut.

Beberapa cara interaksi mahluk halus dengan manusia antara lain sbb :

1. Merinding (takut), sesak di dada atau tekanan di kepala

Merinding. Ini terjadi bila kita melewati atau berada di suatu tempat yang berpenghuni mahluk halus. Ini adalah bentuk pertemuan sukma kita dengan energi si mahluk halus. Biasanya si mahluk halus bermaksud memberitahu bahwa kita melewati atau berada di tempat keberadaannya, tujuannya supaya kita berhati-hati dan berlaku sopan. Dengan cara ini juga dia menunjukkan rasa tidak sukanya dengan keberadaan kita di tempatnya.

Bila kita menekuni suatu olah batin, sebelum merasakan merinding, biasanya kita sudah dapat merasakan keberadaan mahluk halus tersebut dari jarak yang lebih jauh. Dada kita akan terasa sesak tertekan, karena ada perbenturan energi batin kita dengan energi si mahluk gaib. Bila sebelum merinding tersebut kita merasakan ada tekanan di kepala, kemungkinannya posisi si gaib berada di atas kita atau si mahluk halus sengaja mengetes kemampuan kita.

2. Aroma

Makhluk halus kerap pula menggunakan aroma (bau-bauan) untuk menunjukkan keberadaannya kepada kita. Aroma ini biasanya merupakan jatidiri si mahluk halus tersebut. Bentuk aromanya antara lain adalah aroma harum bunga, bau rokok kemenyan (biasanya jin atau roh leluhur), bau pandan, bau minyak arab, bau dupa, dsb. Biasanya bebauan ini pertanda ada kehadiran gaib di tempat kita. Dengan menunjukkan bebauan ini dia telah bertindak sopan, memberitahu kehadirannya karena dia sadar kehadirannya tidak tampak oleh mata kita. Mungkin dia ingin kita tahu bahwa dia mengunjungi kita, mungkin juga memberitahu dia ingin ikut tinggal di rumah kita, atau menunjukkan kata permisi melewati tempat kita. Gaib yang datang itu mungkin saja adalah arwah keluarga atau leluhur yang sedang mengunjungi kita, atau khodam leluhur yang dikirimkan kepada kita.

Mungkin adakalanya saat anda berada di ruangan yang terdapat banyak orang, hanya anda saja yang mencium bau tersebut, sedangkan orang lain tidak ada yang membaui, berarti si mahluk halus tersebut hanya berkepentingan dengan anda saja, mungkin itu adalah roh keluarga atau roh leluhur anda.

3. Rabaan dan sentuhan

Bisa juga bentuk interaksi mahluk halus kita rasakan seperti seolah-olah kita merasakan ada seseorang yang menyentuh tangan atau leher kita, padahal tidak ada orang di sekitar kita. Bisa juga seperti hembusan angin di sebelah kita atau di kaki kita. Selain itu kita juga bisa merasakan keberadaan mereka dengan merasakan ada hawa hangat atau dingin yang berbeda. Untuk yang peka, kita juga bisa merasakan keberadaan mereka dengan rabaan, merasakan ada setrum-setrum tipis di tangan kita.

4. Suara dan kejadian-kejadian aneh

Suara juga lazim menjadi alat bagi makhluk halus untuk menunjukkan keberadaannya. Jangan kaget, misalnya, ketika sedang sendiri tiba-tiba kita mendengar gemericik air dari dalam kamar mandi, seperti ada yang sedang mengambil air wudhu. Namun, setelah kita periksa kamar mandi tersebut, tidak ada seorang pun dijumpai di sana dan lantainyapun kering. Ada juga yang kadang mendengar suara gaduh / aneh dari dalam lemari tempat menyimpan keris. Atau ada perabotan yang berpindah tempat dengan sendirinya, dsb.

5. Penampakan

Dalam bentuk ini, makhluk halus menampakan diri kepada kita secara terang-terangan atau juga secara samar-samar saja. Yang sering terjadi, kita hanya melihat sekelebatan bayangan atau sinar saja. Namun ada juga orang yang sengaja ditemui oleh sesuatu roh halus yang menampakan diri kepadanya secara jelas, sehingga bisa diketahui sosoknya (mungkin juga roh halus itu menyampaikan sesuatu kepadanya).

Adakalanya penampakan itu tidak disengaja oleh si mahluk halus. Misalnya dia dalam kondisi bersusah hati, atau dalam kondisi cidera sehingga energinya lemah, tanpa disengaja dia bisa terlihat oleh mata manusia. Dalam kejadian ini biasanya dia akan memalingkan mukanya atau menutupi wajahnya supaya tidak diketahui jati dirinya.

6. Mimpi

Interaksi lewat mimpi adalah cara interaksi mahluk halus yang sering dilakukan kepada manusia. Namun seringkali manusia lupa akan mimpinya, atau hanya menganggap mimpinya hanyalah bunga tidur semata. ( >>> Menayuh Keris )

Contoh mimpi :

Mimpi bercinta. Bila mimpi ini berkaitan dengan gaib, biasanya berarti ada gaib yang ingin mengikut kita (gaib pusaka, jimat, cincin), atau ingin ikut tinggal di rumah kita dan tujuannya baik.

Mimpi mendapat / menggendong anak. Bila mimpi ini berkaitan dengan gaib, biasanya berarti kita akan mendapatkan rejeki besar, atau ada gaib yang ingin mengikut dan mendampingi kita dan tujuannya baik, akan membantu kita.

Bila bermimpi berkelahi jangan sampai kalah, kalau dikejar jangan sampai tertangkap. Bila sampai terjadi kita kalah atau tertangkap, maka kita atau anggota keluarga kita akan mengalami celaka atau mengalami sakit.


7. Membuat seseorang atau anggota keluarganya sakit

Yang dimaksud disini adalah sakit karena perbuatan / pengaruh mahluk halus. Biasanya kemungkinan penyebabnya adalah sbb :

1. Ada mahluk gaib di rumah kita yang bersifat baik yang ingin mengingatkan kita akan sesuatu hal yang sifatnya penting, namun setelah diberitahu dengan berbagai cara kita belum juga tanggap akan arti maksudnya. Cara inilah yang kemudian sering dilakukan oleh mahluk gaib, supaya kita benar-benar memperhatikan pesannya.

2. Mungkin juga ini adalah karena ada mahluk gaib dari sesuatu tempat, yang mengikut dengan cara menempel di tubuh kita atau anggota keluarga kita (ketempelan). Niatnya tidak jahat, hanya ingin ikut saja. Namun karena si manusia tidak tahan kebebanan energi si gaib, maka dia mengalami sakit.

3. Ada mahluk gaib di rumah / sekitar kita yang energinya bersifat negatif. Artinya energi si gaib tidak selaras dengan energi manusia. Maka lama-lama kita akan mengalami sakit karena pengaruh energi negatifnya terhadap tubuh maupun psikologis kita.

4. Mungkin ada mahluk gaib yang marah dan menegur kita, karena kita melakukan kesalahan (kesambet). Bila ini yang terjadi, biasanya sakitnya akan disertai panas demam tinggi selama beberapa hari. 

5. Mungkin ada gaib yang memang bersifat jahat dan menjahati kita, walaupun kita tidak berbuat salah kepadanya. Mungkin juga ada gaib yang sengaja berbuat jahat kepada kita, karena dia diperintah oleh seseorang untuk mengganggu / menyerang kita. Serangan gaib ini mungkin dalam bentuk yang disebut pelet, guna-guna, teluh dan santet.

Dalam menanggapi kejadian-kejadian di atas, hendaklah kita bersikap bijaksana. Bila secara kedokteran sakit kita tidak dapat disembuhkan, jangan segan untuk mengupayakan pengobatan alternatif atau meminta bantuan paranormal yang benar-benar mampu.


Pengaruh Keberadaan Sesuatu Gaib Terhadap Manusia

Seringkali kita tidak menyadari bahwa benda di hadapan kita yang kelihatannya biasa saja ternyata dihuni oleh sesuatu gaib di dalamnya. Bahkan perabotan rumah kita pun dapat saja merupakan rumah bagi suatu gaib. Biasanya ini terjadi pada rumah-rumah bermodel kuno / klasik. Perabotan yang seringkali dihuni oleh gaib adalah yang terbuat dari kayu jati atau batu, misalnya tongkat kayu, tempat tidur kayu, lemari dan tiang sokoguru.

Bahkan rumah kita sendiri pun sudah umum bila dihuni oleh mahluk gaib. Hal tersebut di atas kelihatannya berkesan klenik dan mengada-ada ya ?

Untuk anda yang menyimpan suatu benda pusaka (keris), jimat, batu akik ataupun mustika, tulisan terkait dapat dibaca pada tulisan Penulis sesuai temanya masing-masing.

Rumah, bangunan, pohon atau sesuatu lokasi tertentu yang memiliki nuansa kegaiban yang kuat, akan dirasakan oleh manusia sebagai angker atau wingit.

Istilah angker digunakan untuk benda-benda / bangunan, atau suatu lokasi yang memilliki hawa aura gaib (mistis) yang kuat dan hawa auranya bersifat menakutkan dan kita akan merasa tidak nyaman bila berada di dekatnya.

Istilah wingit digunakan untuk benda-benda / bangunan, atau suatu lokasi yang memilliki hawa aura gaib (mistis) yang kuat dan hawa auranya tidak bersifat menakutkan. Biasanya juga memberikan rasa teduh dan kita akan merasa nyaman bila berada di dekatnya.

Menurut hemat Penulis, hal-hal di atas memang biasa terjadi. Mahluk gaib bisa berdiam di mana saja, bahkan di dalam tubuh manusia sekalipun.

Yang menentukan apakah keberadaan sesuatu gaib bermanfaat bagi manusia ataukah tidak adalah sifat energi dari mahluk tersebut dan tujuan keberadaannya, terhadap kehidupan manusia. Bila sesuatu benda mempunyai sesuatu gaib yang berdiam di dalamnya, maka ada 2 pertimbangan bagi manusia untuk bijaksana bersikap, yaitu apakah keberadaan gaib itu memberikan pengaruh tertentu kepada manusia, dan jika memberikan pengaruh tertentu, pengaruhnya bersifat positif ataukah negatif terhadap manusia.

Keberadaan suatu gaib di dalam tongkat kayu, perabotan rumah atau di pohon / rumah dapat saja memberikan manfaat yang baik untuk pemiliknya.

Biasanya manfaat yang diberikan adalah untuk penjagaan atau keselamatan dari gangguan gaib atau orang-orang jahat dan tamu yang bersikap tidak sopan. Selain itu gaibnya bisa juga memberikan manfaat ketenangan dan keteduhan bagi yang berdiam di dalamnya (berbeda dengan ketenangan dan keteduhan rumah biasa). Biasanya rumah tersebut akan berkesan wingit.

Bila ada bagian dari rumah kita yang menyebabkan kita merinding atau takut bila melewatinya atau saat berada di dalamnya, mungkin disitu memang berpenghuni mahluk halus. Biasanya si mahluk halus bermaksud memberitahu bahwa kita melewati atau berada di tempat keberadaannya, tujuannya supaya kita berhati-hati dan bertindak sopan dan dengan cara itu dia menunjukkan rasa tidak sukanya dengan keberadaan kita di tempatnya.

Kita akan menyebut keberadaan gaib itu bersifat positif bagi manusia bila sifat aura dan energinya selaras dengan manusia. Artinya tidak menimbulkan sesuatu yang merugikan manusia. Begitu juga sebaliknya. Kita akan menyebut keberadaan gaib itu bersifat negatif bagi manusia bila sifat aura dan energinya tidak selaras dengan manusia.

Bila kita akan mengalami sesuatu yang penting, mungkin kita akan mendapatkan pemberitahuan dengan cara tertentu. Interaksi lewat mimpi adalah cara interaksi mahluk halus yang sering dilakukan kepada manusia. Bisa juga mimpi itu berasal dari roh sukma kita sendiri. Namun seringkali manusia lupa akan mimpinya, atau dia hanya menganggap mimpinya itu hanyalah bunga tidur belaka.

Contoh mimpi :

  • Mimpi bercinta. Bila mimpi ini berkaitan dengan gaib, biasanya berarti ada gaib yang ingin mengikut kita, atau ingin ikut tinggal di rumah kita dan tujuannya baik.
  • Mimpi mendapat / menggendong anak. Bila mimpi ini berkaitan dengan gaib, biasanya berarti kita akan mendapatkan rejeki besar, atau ada gaib yang ingin mengikut dan mendampingi kita dan tujuannya baik, akan membantu kita.
  • Bila bermimpi berkelahi jangan sampai kalah, kalau dikejar jangan sampai tertangkap. Bila sampai terjadi kita kalah atau tertangkap, maka kita akan mengalami celaka atau anggota keluarga kita akan mengalami sakit.

Beberapa contoh pengaruh perbuatan mahluk halus (atau energi dari keberadaannya) yang mungkin dialami oleh manusia misalnya :

kejadian-kejadian aneh yang mengganggu, misalnya ada barang-barang yang suka berpindah tempat / hilang atau benda-benda tertentu bergerak sendiri, atau ada penampakan-penampakan gaib yang membuat takut manusia.

  • mengganggu secara psikologis, misalnya sering bermimpi buruk, mudah marah / bertengkar, malas bekerja, dsb.
  • menyebabkan banyak kesulitan, misalnya susah dalam mendapatkan pekerjaan, warung / toko tidak laku, sering kehilangan uang, sering mengalami naas, dsb.
  • menyebabkan manusia menjadi sakit (sakit yang disebabkan oleh gaib, bukan sakit biasa), dari sakit demam sampai kangker, sakit ringan sampai sakit yang mengakibatkan kematian. Bila secara kedokteran sakit ini tidak dapat disembuhkan, jangan segan untuk mengupayakan pengobatan alternatif atau meminta bantuan paranormal yang benar-benar mampu. Biasanya kemungkinan penyebabnya adalah :
  • Ada mahluk gaib di rumah kita yang bersifat baik yang ingin mengingatkan kita akan sesuatu hal yang sifatnya penting, namun setelah diberitahu dengan berbagai cara kita belum juga tanggap akan arti maksudnya. Cara inilah yang kemudian sering dilakukan oleh mahluk gaib, supaya kita benar-benar memperhatikan pesannya.
  • Mungkin juga ini adalah karena ada mahluk gaib dari sesuatu tempat, yang mengikut dengan cara menempel di tubuh kita atau anggota keluarga kita (ketempelan). Niatnya tidak jahat, hanya ingin ikut saja. Namun karena si manusia tidak tahan kebebanan energi si gaib, maka dia mengalami sakit.
  • Ada mahluk gaib di rumah / sekitar kita yang energinya bersifat negatif. Artinya energi si gaib tidak selaras dengan energi manusia. Maka lama-lama kita akan mengalami sakit karena pengaruh energi negatifnya terhadap tubuh maupun psikologis kita.
  • Mungkin ada mahluk gaib yang marah dan menegur kita, karena kita melakukan kesalahan (kesambet). Bila ini yang terjadi, biasanya sakitnya akan disertai panas demam tinggi selama beberapa hari.
  • Mungkin ada gaib yang memang bersifat jahat dan menjahati kita, walaupun kita tidak berbuat salah kepadanya. Mungkin juga ada gaib yang sengaja berbuat jahat kepada kita, karena dia diperintah oleh seseorang untuk mengganggu / menyerang kita. Serangan gaib ini mungkin dalam bentuk yang disebut pelet, guna-guna, teluh dan santet. Ini adalah kejadian yang disengaja oleh sesuatu pihak kepada seseorang.

Dalam menghadapi keberadaan sesuatu gaib di sekitar kita, haruslah kita bersikap bijaksana. Dengan kesadaran bahwa Tuhan menciptakan segala macam mahluk, yang kelihatan mata manusia maupun yang tidak kelihatan, dan semuanya ditempatkan untuk hidup di bumi. Jadi memang sudah semestinya kita dan mereka hidup berdampingan.

Bila kita menyadari ada sesuatu benda milik kita yang berpenghuni gaib, maka kita harus dapat menentukan apakah sifat gaibnya itu baik (positif) ataukah berpengaruh negatif terhadap manusia. Kita juga harus bijaksana untuk bersikap supaya perilaku kita tidak menyinggung atau membuat mereka marah. Bila kita menyadari bahwa keberadaan gaib itu bersifat negatif, maka kita harus bijaksana untuk melakukan tindakan-tindakan pembersihan gaib (mungkin dengan bantuan paranormal), supaya kita tidak sampai mengalami pengaruh negatifnya, atau memindah-tangankannya jika tidak mampu diatasi. 

Cara-cara untuk mengetahui keberadaan dan pengaruh mahluk gaib dapat dibaca pada tulisan yang terkait : Menayuh Keris

Tips : Bila anda mengalami suatu sakit / penyakit yang tidak sembuh oleh dokter, atau sembuh tetapi sering kambuh, cobalah dipertimbangkan mungkinkah sakitnya dipengaruhi oleh keberadaan sesuatu gaib dan cobalah untuk mengobatinya secara alternatif. Bisa juga dicoba untuk mandi dengan air rendaman daun kelor. Biasanya dilakukan terakhir sebagai bilasan mandi, dilakukan guyuran air dari atas kepala hingga basah seluruh tubuh.

Pengaruh gaib yang terpengaruh oleh rendaman daun kelor ini hanyalah yang disebabkan oleh gaib tingkat rendah, seperti golongan dedemit, misalnya kuntilanak dan gondoruwo, dan jin yang kekuatan gaibnya rendah, yang banyak digunakan untuk pelet dan guna-guna.

Pembersihan gaib dengan mandi rendaman daun kelor hanya berguna untuk bagian yang basah tersiram air tersebut. Bila keberadaan gaibnya tidak di dalam tubuh, misalnya di pojok kamar tidur, di ruang tamu dsb, berarti dia tidak terpengaruh. Walaupun begitu, dengan siraman air itu kita bisa menetralisir pengaruh gaibnya terhadap tubuh kita. Bila mandi dengan rendaman daun kelor ini terasa memberikan efek yang baik untuk kita, maka kita bisa mengulanginya lagi secara periodik untuk menetralisir efek negatif dari sesuatu gaib.

Catatan: bila anda dengan sengaja memiliki susuk atau khodam pendamping, jangan melakukan mandi dengan rendaman daun kelor, karena mungkin akan menyebabkan susuknya hilang dan khodamnya pergi.

1 comment:

Anonymous said...

hmm ulasan yang masuk akal..dan menambah info ttg prilaku mahluk gaib

Post a Comment

Thank you, for your comment.